KEDIRI, FaktualNews.co – Sebuah rumah di Dusun Turus, Desa Turus, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri ludes terbakar, pada Senin (6/7/2026) dini hari. Rumah milik warga bernama Mutofiah itu rata dengan tanah hingga mengakibat kerugian mencapai Rp500 juta.

​Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa api pertama kali dilaporkan oleh perangkat desa setempat sekitar pukul 00.59 WIB. Tim Damkar Pos Grogol merespons cepat laporan tersebut.

​”Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak. Kami juga dibantu oleh satu unit armada dari Damkar Kota Kediri untuk memastikan api tidak merembet ke rumah warga lainnya. Total ada 10 personel gabungan yang berjuang di lokasi,” ujar Kaleb saat dikonfirmasi.

​Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, musibah ini dipicu oleh kelalaian saat memasak. Orang tua pemilik rumah yang sudah lanjut usia dan mengalami penurunan daya ingat (pikun) diduga lupa mematikan tungku kayu bakar yang digunakannya.

​”Api bermula dari sisa bara tungku yang belum padam sepenuhnya. Bara tersebut menyambar tumpukan kayu kering di dekat dapur, hingga akhirnya membesar dan melumat bangunan seluas 14 Ru,” tambah Kaleb.

​Setelah berjibaku selama hampir tiga jam di bawah guyuran malam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 03.40 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas ini.

​Menanggapi insiden tersebut, Kaleb memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar lebih waspada.

“Kami meminta warga, terutama yang memiliki anggota keluarga lanjut usia, agar lebih ketat dalam mengawasi penggunaan tungku kayu atau kompor. Pastikan api sudah benar-benar padam sebelum ditinggalkan atau beranjak tidur agar tragedi serupa tidak terulang,” pungkasnya.