Jelang Ramadan, Harga Cabai di Sampang Melonjak Tembus Rp67 Ribu per Kilogram
SAMPANG, FaktualNews.co – Harga cabai di Kabupaten Sampang, Madura, melonjak tajam menjelang bulan suci Ramadan. Kenaikan ini terpantau dalam sepekan terakhir dan menjadi lonjakan paling mencolok dibandingkan komoditas kebutuhan pokok lainnya.
Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang, hampir seluruh jenis cabai mengalami kenaikan harga, baik cabai merah besar maupun cabai rawit.
Staf Bidang Perdagangan Diskopindag Sampang, Imam Sufriady, mengatakan kenaikan harga cabai saat ini terjadi secara merata. Sementara itu, komoditas kebutuhan pokok lain masih relatif stabil.
“Kenaikan harga paling signifikan memang terjadi pada komoditas cabai, baik cabai besar maupun cabai kecil. Untuk kebutuhan pokok lainnya sejauh ini masih terpantau stabil,” ujar Imam, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, lonjakan harga tersebut terjadi dalam rentang waktu sekitar satu minggu terakhir. Sebelumnya, harga cabai masih berada pada kisaran Rp32 ribu per kilogram.
“Sekarang cabai rawit merah sudah berada di kisaran Rp67 ribu per kilogram. Kenaikan ini berlangsung cukup cepat, sekitar satu minggu terakhir,” jelasnya.
Menurut Imam, terbatasnya stok cabai di pasaran menjadi faktor utama pemicu kenaikan harga. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya permintaan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Selain itu, pasokan cabai di Sampang masih bergantung dari daerah luar.
“Ketika permintaan meningkat sementara ketersediaan stok terbatas, harga mengikuti mekanisme pasar dan cenderung naik,” katanya.
Meski harga cabai melonjak, tambah Imam, pihaknya memastikan komoditas kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi terkendali. Bawang merah, minyak goreng, hingga daging ayam belum menunjukkan kenaikan harga yang signifikan.
“Komoditas lain masih stabil. Kami terus melakukan monitoring harga secara rutin, minimal setiap tiga hari sekali di pasar-pasar,” pungkas Imam.(Zainullah)


