Hantam Median Jalan, Pemotor di Jombang Tewas Terperosok ke Sungai
JOMBANG, FaktualNews.co – Kecelakaan maut mengguncang jalur arteri nasional Jombang pada Jumat (6/3/2026) pagi. Seorang pemuda asal Jambi dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah motor yang dikendarainya hilang kendali. Kendaraan tersebut menghantam pembatas jalan, hingga terjun bebas ke dalam sungai.
Peristiwa tragis ini terjadi tepat di Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 10.00 WIB. Warga di sekitar lokasi kejadian sempat dikejutkan oleh suara benturan yang sangat keras dari arah jalan raya.
Erna (38), salah seorang saksi mata yang rumahnya tak jauh dari lokasi, mengaku langsung berlari keluar saat mendengar suara tersebut.
“Saya dengar suara keras sekali. Pas saya keluar rumah, ternyata sudah ada dua orang di dalam sungai. Warga langsung ramai-ramai berusaha mengangkat mereka,” ujar Erna di lokasi kejadian.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan bermula saat motor Yamaha Vixion bernopol P 3450 HW melaju dari arah timur (Surabaya) menuju barat (Madiun). Setibanya di lokasi, motor yang ditumpangi dua orang pria tersebut diduga mengalami selip.
Laju motor yang tak terkendali membuat kendaraan menghantam tiang pembatas jalan berbahan beton dengan sangat keras. Akibat benturan itu, kedua penumpang terlempar melampaui pembatas dan jatuh ke dasar sungai di tepi jalan. Kondisi motor korban pun tampak ringsek parah, terutama pada bagian depan akibat hantaman beton tersebut.
Identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Zohirul Alim (25), warga Desa Sari Mulya, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Zohirul dinyatakan mengembuskan napas terakhir di tempat kejadian akibat luka serius.
Sementara itu, satu korban lainnya yang merupakan rekan Zohirul dilaporkan selamat, meski mengalami luka-luka. Korban selamat segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Sekitar pukul 11.00 WIB, tim medis mengevakuasi jenazah Zohirul ke RSUD Jombang. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Jombang juga telah berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polisi saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, apakah murni karena faktor manusia (human error) atau adanya faktor teknis pada kendaraan. Kendaraan korban kini telah diamankan sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut.


