TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Bantuan aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Tulungagung hingga kini belum juga digunakan. Padahal, material tersebut sudah berada di tangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung sejak tahun lalu, di saat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak masih terus bermunculan.

​Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, membenarkan bahwa pihaknya belum memanfaatkan bantuan tersebut.

“Tahun lalu memang ada bantuan aspal dari Pemprov Jawa Timur, tetapi sampai sekarang memang belum dimanfaatkan,” ujar Erwin Novianto, Sabtu (18/7/2026).

​Erwin menjelaskan, kendala utama yang menyebabkan aspal sebanyak 250 drum dengan nilai Rp450 juta itu masih tersimpan di gudang adalah keterbatasan dana untuk pengadaan material pendukung lainnya. Menurutnya, perbaikan jalan tidak hanya membutuhkan aspal, tetapi juga memerlukan bahan material lain seperti pasir, koral, serta biaya tenaga kerja.

​”Kalau sudah ada dana untuk pengadaan material lainnya, bantuan aspal dari Pemprov Jawa Timur akan segera kami gunakan,” ungkap Erwin.

​Rencananya, aspal bantuan tersebut akan diprioritaskan untuk perbaikan jalan dengan metode tambal sulam. Secara teknis, Erwin menyebut bahwa perbaikan ini nantinya bisa dilakukan oleh pemerintah desa setempat. Namun, ada mekanisme yang harus ditempuh, yakni melalui pengajuan proposal kepada Plt. Bupati Tulungagung.

​”Pemerintah desa yang mengajukan penggunaan aspal bantuan juga harus mempertanggungjawabkan secara administrasi,” pungkasnya.