Tinjau SPPG di Situbondo, BKKBN Jatim Pastikan MBG Jangkau Bumil hingga Balita
SITUBONDO, FaktualNews.co – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Situbondo pada Kamis (18/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Shodiqin secara khusus meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Kecamatan Kendit guna memastikan layanan gizi tepat sasaran bagi Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), hingga Balita Non-PAUD.
Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung efektivitas distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok 3B di lapangan. Berdasarkan data koordinator wilayah, 41 SPPG yang tersebar di Kabupaten Situbondo telah berhasil menyalurkan bantuan kepada sasaran 3B secara menyeluruh.
Bahkan, SPPG Kendit mencatatkan capaian melampaui target dengan melayani 337 sasaran, di atas angka minimal 300 yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
”Ini yang kami harapkan. Alhamdulillah di Kabupaten Situbondo semua SPPG sudah menyasar ke kelompok 3B dengan jumlah yang ditentukan. Kemendukbangga BKKBN bersama BGN telah memiliki MoU terkait pendistribusian ini untuk memastikan pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” ujar Shodiqin, Kamis (18/6/2026).
Menanggapi regulasi operasional, Shodiqin menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada intervensi gizi demi menekan angka stunting, sementara kewenangan terkait sanksi bagi SPPG yang tidak mematuhi surat edaran sepenuhnya berada di bawah otoritas BGN.
Selain meninjau program gizi, kunjungan Shodiqin yang baru menjabat satu bulan di Jatim ini juga diisi dengan audiensi bersama Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Pertemuan tersebut menjadi momentum koordinasi untuk menyukseskan program kependudukan sekaligus pengumuman penting bagi masyarakat Situbondo.
Kabupaten Situbondo sendiri resmi ditunjuk oleh BKKBN Jatim sebagai tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026. Penunjukan ini didasarkan pada prestasi Situbondo yang memiliki indikator rasio kelahiran anak terbaik serta program KB paling unggul di Jawa Timur.
”Keberhasilan program KB kami mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, sehingga Situbondo dipercaya menjadi tuan rumah Harganas tahun ini,” kata Mas Rio.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, BKKBN Jatim dan Pemkab Situbondo akan menyelenggarakan pelayanan Medis Operatif Wanita (MOW) massal bagi pasangan usia subur yang antusias untuk mengikuti program tersebut.


