LAMONGAN, FaktualNews.co – Warga nelayan di Brondong, Kabupaten Lamongan, digegerkan dengan penemuan mayat di atas kapal nelayan yang sudah lama tidak terpakai di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, pada Rabu (22/1/2025).

Mayat tersebut ditemukan di atas kapal KMN Lancar Jaya yang sudah tak beroperasi lagi. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh Sudali, pemilik kapal yang merupakan warga Lingkungan Grenjeng, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran.

Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP I Nyoman Ardita melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, kami menerima laporan penemuan jenazah di atas kapal KMN Lancar Jaya yang bersandar di Dermaga PPN Brondong pada Rabu pagi,” ujarnya, Rabu (22/1/2025).

Dijelaskan Hamzaid, saat kejadian Sudali tengah melakukan pengecekan rutin terhadap kapal miliknya yang sudah lama tidak digunakan. Saat memasuki anjungan kapal, ia dikejutkan oleh keberadaan seorang pria yang tergeletak dalam posisi tidur.

“Saksi yang penasaran mencoba memeriksa, namun setelah diperiksa lebih lanjut, korban ternyata sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Setelah menemukan mayat tersebut, Sudali segera melaporkan kejadian kepada petugas keamanan pelabuhan, Afif Wahyudi, yang kemudian meneruskan laporan ke Sat Polairud Polres Lamongan. Tidak lama setelah laporan diterima, petugas kepolisian bersama warga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

Sementara itu, seorang warga bernama Isbah (31), warga Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, yang datang ke lokasi kejadian memastikan bahwa jenazah tersebut adalah ayah kandungnya, Sutikno (60). “Saksi Isbah membenarkan bahwa korban adalah ayahnya,” jelas Hamzaid.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, jenazah korban segera dievakuasi ke Puskesmas Brondong untuk dilakukan visum luar sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian Sutikno. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun. Namun, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, namun sejauh ini tidak ditemukan tanda kekerasan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui kejadian serupa,” pungkas Hamzaid.