Warga Lamongan Dievakuasi dari Iran, Keluarga: Kami Lega Mereka Selamat
LAMONGAN, FaktualNews.co-Satu keluarga asal Desa Tawangrejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, dipastikan telah kembali ke Indonesia setelah berhasil dievakuasi dari Iran oleh pemerintah melalui jalur diplomatik.
Mereka adalah Maftukhin, sang kepala keluarga, bersama istrinya Qurunia Rani Rahmah, serta dua anak mereka, Zaki Muhammad dan Fatimah Zafira Hashe.
Keempat warga negara Indonesia (WNI) tersebut sebelumnya menetap dan bekerja di Iran selama bertahun-tahun. Namun, akibat memburuknya situasi keamanan di negara tersebut karena konflik bersenjata, mereka akhirnya dipulangkan ke Tanah Air.
Kepulangan mereka disambut rasa syukur oleh keluarga besar di kampung halaman. Siti Maimunah, kerabat Maftukhin, mengaku sempat diliputi kekhawatiran setelah mendengar kabar perang di Iran yang semakin tidak terkendali.
“Saya takut, apalagi katanya makin tidak aman. Tapi saya lega waktu dengar mereka sudah selamat,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (27/6/2025).
Siti juga menuturkan bahwa Maftukhin dikenal sebagai sosok yang pendiam, cerdas, dan pekerja keras. Ia diketahui pernah menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren di Bangil sebelum akhirnya menetap di Iran. Di sana, Maftukhin menikah dengan Qurunia Rani Rahmah, perempuan asal Pasuruan, dan dikaruniai dua orang anak.
“Lebaran kemarin sempat bilang mau pulang Agustus dan tidak kembali ke Iran. Tapi karena ada perang, akhirnya dipulangkan oleh pemerintah,” tambah Siti.
Meski telah berada di Indonesia, keluarga tersebut belum tiba di kampung halaman mereka di Lamongan. Saat ini, mereka masih tinggal sementara di rumah salah satu saudara di Jakarta.
Kepala Desa Tawangrejo, Masbukin, membenarkan bahwa Maftukhin dan keluarganya merupakan warganya. Meskipun sudah lama tinggal di luar negeri, Maftukhin masih tercatat secara administratif sebagai penduduk desa.
“Iya benar satu keluarga. Pak Maftukhin itu kepala keluarga, istrinya Qurunia Rani Rahmah, dan dua lainnya adalah anaknya yang masih sekolah ikut tinggal di sana,” jelas Masbukin.
Pemerintah desa dan warga sekitar menyampaikan rasa syukur atas keselamatan keluarga tersebut. Saat ini, masyarakat Tawangrejo menanti kepulangan mereka ke kampung halaman untuk kembali berkumpul bersama keluarga besarnya disini.
“Kami lega mendengar mereka sudah kembali ke Indonesia,” tambahnya.





