LAMONGAN, FaktualNews.co-Suasana duka menyelimuti perjalanan pulang KMN Bangkit Jaya yang semula hendak kembali ke Pelabuhan Brondong, Lamongan, setelah 10 hari melaut di perairan Masalembu.

Pasalnya, salah satu Anak Buah Kapal (ABK), Selamet Budiono (60), warga Desa Kranji, Kecamatan Paciran, ditemukan meninggal dunia secara mendadak di atas dek kapal pada Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapal yang membawa 15 awak itu berangkat melaut sejak 16 Agustus 2025 untuk menangkap ikan. Menurut keterangan dari pihak kepolisian, insiden tragis itu terjadi ketika korban tengah buang air kecil di sisi lambung kanan kapal.

Tak lama setelah itu, korban berjalan menuju bagian tengah kapal, namun tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

“Melihat korban terjatuh, nahkoda kapal Ali Arofat (43) bersama dua ABK lainnya langsung memberikan pertolongan pertama. Korban dibaringkan di anjungan kapal, tapi setelah diperiksa, ternyata sudah meninggal dunia,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Kamis (28/8/2025).

Peristiwa itu segera dilaporkan kepada Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nur Wahid, yang kemudian menghubungi Satpolairud Polres Lamongan.

Evakuasi dilakukan setibanya kapal di Pelabuhan PPN Brondong. Jenazah Selamet Budiono langsung dibawa ke RS Arsy di Kecamatan Paciran untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Musibah seperti ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu menjaga kondisi fisik dan memperhatikan keselamatan kerja saat berada di tengah laut,” pesan Ipda Hamzaid.