Senyum Warga Sambut Drainase “Anti-Banjir”, Trotoar Baru Hadirkan Kenyamanan di Jantung Kota Jombang
JOMBANG, FaktualNews.co – Musim hujan tahun ini membawa angin segar bagi warga Jalan RE. Martadinata dan sekitarnya. Setelah melalui proses pengerjaan selama beberapa bulan, proyek rehabilitasi drainase dan trotoar di kawasan tersebut kini resmi rampung 100 persen.
Proyek ini menyasar dua persoalan utama yang selama ini kerap dikeluhkan warga, yakni genangan air saat hujan serta kondisi trotoar yang rusak dan membahayakan pejalan kaki. Kini, keluhan itu berubah menjadi rasa lega dan puas.
“Dulu hujan sebentar saja air sudah mengalir ke jalan. Trotoar juga banyak yang rusak, licin, dan sempit,” ujar seorang pedagang di kawasan pertokoan Martadinata. “Sekarang trotoarnya bagus, lebar, dan tidak ada lagi genangan. Anak-anak jadi lebih aman lewat sini,” tambahnya.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum, Sri Rahayu, ST, menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan sistem konstruksi drainase berkapasitas besar berupa Double U-Ditch Box berukuran 1,5 x 1,0 x 1,2 meter. Model tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tampung sekaligus memperlancar aliran air hujan.
“Tuntasnya pekerjaan ini bukan sekadar soal angka 100 persen, tapi wujud nyata komitmen Pemkab Jombang dalam menghadirkan infrastruktur yang tangguh, aman, dan inklusif,” kata Sri Rahayu.
Selain memperkuat sistem drainase, pembangunan trotoar juga dirancang memenuhi standar kenyamanan bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas. Kehadiran trotoar yang representatif ini sekaligus mendorong budaya berjalan kaki dan gaya hidup sehat di kawasan perkotaan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini juga mengadopsi konsep Sustainable Urban Drainage Systems (SUDS) yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Di beberapa titik saluran, dipasang Double U-Ditch Box berlubang pada bagian bawah untuk memperbanyak area resapan air.
“Kami tidak hanya mengalirkan air ke sungai, tetapi juga memaksimalkan penyerapan ke dalam tanah. Ini penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi potensi banjir di kawasan perkotaan,” jelasnya.
Rampungnya proyek rehabilitasi drainase dan trotoar di Jalan RE. Martadinata kini menjadi contoh pembangunan infrastruktur yang terpadu menggabungkan fungsi teknis, kenyamanan sosial, serta tanggung jawab ekologis demi kualitas hidup masyarakat Jombang yang lebih baik.


