SAMPANG, FaktualNews.co-Sebuah kapal tongkang berukuran besar dilaporkan kandas di perairan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Namun, sampai saat ini aparat kepolisian belum dapat mendekati kapal tersebut karena posisinya yang masih cukup jauh dari bibir pantai.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa kapal tongkang itu berada pada jarak sekitar 250 hingga 300 meter dari garis pantai. Kondisi tersebut menyulitkan petugas untuk melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.

“Kapal tongkang itu posisinya masih jauh dari pantai, sekitar 250 sampai 300 meter. Kedalaman laut di lokasi diperkirakan sekitar 20 meter, sehingga anggota Polsek yang mengecek di lapangan belum bisa mendekat,” kata AKP Eko, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, ukuran kapal yang cukup besar membuat tongkang tersebut kandas pada kedalaman laut yang relatif dalam. Karena faktor keselamatan dan keterbatasan jangkauan, petugas hanya dapat melakukan pemantauan dari bibir pantai.

“Dengan ukuran kapal yang besar, meskipun berada di kedalaman sekitar 20 meter, tongkang tersebut sudah dalam kondisi kandas. Untuk sementara, personel hanya bisa memantau dari darat,” jelasnya.

Peristiwa kapal kandas ini pertama kali diketahui pada Kamis (22/1/2026), setelah pihak kepolisian menerima laporan dari nelayan setempat.

“Dari hasil pemantauan awal, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” terangnya.

AKP Eko menambahkan, berdasarkan informasi sementara dari nelayan, kapal tongkang itu diduga terbawa arus laut. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan asal kapal maupun dari mana tongkang tersebut terbawa arus.

“Informasi awal dari nelayan, kapal diduga terbawa arus. Tapi asal kapal dan dari mana terbawanya masih belum diketahui karena kami belum bisa mendekati lokasi,” kata AKP Eko.(Zainullah)