Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton Tiga Ekor dalam Sehari Semalam
KEDIRI, FaktualNews.co – Tim Damkar Kabupaten Kediri panen ular. Pasalnya, petugas Damkar mengevakuasi 3 ekor ular, yang memangsa hewan unggas warga.
Yang pertama, tim Damkar mengevakuasi ular piton sepanjang 2,1 meter di Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, yang masuk ke dalam kandang unggas milik Tri Wulandari, Minggu (1/3/2026).
Kejadian ini bermula saat pemilik rumah, Sdri. Nita, yang sedang beristirahat tiba-tiba mendengar suara gaduh dari arah kandang ayamnya. Karena curiga, ia pun mengecek lokasi dan mendapati seekor ular besar sedang asyik memangsa ternaknya.
Panik melihat ukuran ular tersebut, Nita segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri untuk meminta bantuan.
Petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 23.20 WIB dan langsung melakukan penyisiran di area kandang ayam yang gelap.
Proses evakuasi yang berlangsung selama kurang lebih 40 menit tersebut berjalan cukup dramatis. Mengandalkan snake stick atau tongkat penjepit khusus, petugas bergerak taktis menyudutkan ular piton yang bersembunyi di sela-sela kandang, dan kemudian dievakuasi.
Selanjutnya petugas Damkar juga mengevakuasi ular piton di kandang milik Nita, warga Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Senin dini hari (2/3/2026).
Saat petugas sampai, ular melingkar di atas kandang dengan memangsa unggas milik warga. Meski mendapatkan perlawanan, petugas Damkar akhirnya dapat menangkap ular piton dengan panjang 2,1 meter tersebut.
Selanjutnya kedua ular dibawa ke pos Damkar di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, untuk ditampung sementara.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengonfirmasi bahwa personelnya dari Bidang Pencegahan Kebakaran diterjunkan dengan peralatan lengkap untuk mengevakuasi predator tersebut.
Dalam sehari semalam, petugas Damkar mengevakuasi ular piton sebanyak 3 ekor. 2 ekor memiliki panjang 2 meter lebih dan berat hampir 15 kilogram. Sedangkan 1 ular berukuran agak kecil yang masuk ke dapur warga.
“Ular-ular tersebut masuk ke pemukiman warga untuk mencari mangsa setelah habitatnya terganggu,” kata Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Senin (2/3/2026).
Bagi masyarakat Kabupaten Kediri yang menemui gangguan hewan liar atau kejadian darurat lainnya, diharapkan segera menghubungi petugas Damkar atau Satpol PP untuk penanganan profesional demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.


