Pencarian Penumpang KMP Dharma Kartika, KSOP Situbondo Kerahkan KN Grantin P211
SITUBONDO, FaktuaNews.co-Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap Tohari (31), penumpang KMP Dharma Kartika yang melompat ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
Dalam operasi ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Situbondo mengerahkan armada utama mereka, KN. Grantin P211.
Kepala Kantor KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan upaya maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Pihaknya mengerahkan KN. Grantin P211.
“Pencarian hari ini kami fokuskan pada area sekitar koordinat jatuhnya korban. Kami bersinergi erat dengan Basarnas, Polairud dan POSAL, Jangkar. Dengan kru berjumlah 15 orang, kami berupaya menyisir wilayah tersebut secara efektif,” ujar Herland Aprilyanto.
Menurutnya, saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cukup mendukung, dengan langit cerah berawan, kecepatan angin 11 knot dari arah timur laut, dengan ketinggian gelombang mencapai 0,5 meter.
“Kondisi ini diharapkan dapat mempermudah tim dalam melakukan pemantauan visual di permukaan laut,”pungkasnya.
Selain KN. Grantin P211, tim SAR gabungan yang melibatkan BPBD Pemkab Situbondo, Satpolairud Polres Situbondo, dan TNI AL juga mengerahkan sejumlah armada taktis lainnya untuk memperluas jangkauan pencarian.
Di antaranya seperti 1 unit perahu karet (LCR) milik BPBD Situbondo, 1 unit perahu karet (LCR) milik Basarnas, 1 unit perahu karet (LCR) milik Satpolairud Polres Situbondo, 1 unit Speedboat TNI AL Pos Jangkar.
Tim juga dilengkapi dengan alat navigasi canggih, alat komunikasi (HT), serta persiapan kantong mayat sebagai prosedur evakuasi.
Korban yang sedang dalam pencarian diketahui merupakan warga Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura.
“Semoga dengan sinergitas lintas instansi dan upaya maksimal yang kami lakukan, korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.


