Cara Efektif Atasi Gejala Penyakit Autoimun Psoriasis
SURABAYA, FaktualNews.co-Psoriasis merupakan penyakit kulit kronis yang menyebabkan munculnya bercak kemerahan dan bersisik pada kulit.
Gejala psoriasis biasanya berupa bercak kulit berwarna merah atau merah muda dengan sisik keperakan di permukaannya. Jenis yang paling umum adalah plaque psoriasis yang sering muncul pada siku, lutut, atau kulit kepala.
Meski belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan psoriasis, berbagai metode pengobatan dapat membantu mengendalikan gejala dan mengurangi peradangan kulit.
Dokter kulit biasanya mempertimbangkan beberapa faktor sebelum menentukan terapi yang tepat, mulai dari tingkat keparahan penyakit hingga kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
“Pengobatan psoriasis sangat bergantung pada tingkat keparahannya, seperti seberapa tebal plak kulit dan seberapa luas area tubuh yang terkena,” kata Bobby Buka, dokter kulit di Bobby Buka MD Dermatology, New York, disadur Prevention, Senin (16/3/2026).
Empat Cara yang terbukti efektif untuk mengatasi psoriasis
1. Obat oles yang membantu mengurangi peradangan kulit
Salah satu pengobatan paling umum untuk psoriasis adalah penggunaan obat topikal atau obat oles yang diaplikasikan langsung pada kulit.
Jenis pengobatan ini biasanya berupa krim, gel, semprotan, atau larutan yang mengandung berbagai bahan aktif seperti steroid, analog vitamin D, atau retinoid.
Obat tersebut bekerja dengan cara mengurangi peradangan, memperlambat pertumbuhan sel kulit, dan meredakan rasa gatal.
Dalam banyak kasus psoriasis ringan hingga sedang, terapi topikal menjadi pilihan pertama yang disarankan dokter.
Menurut Rhonda Q. Klein, dokter kulit dari Connecticut Dermatology Group, penggunaan obat topikal sering disesuaikan dengan kondisi kulit pasien.
Ia menjelaskan, beberapa dokter menyarankan penggunaan krim vitamin D pada hari kerja dan krim steroid pada akhir pekan untuk mengurangi efek samping.
“Krim steroid memang cenderung lebih kuat, tetapi bisa memiliki lebih banyak efek samping. Karena itu, kulit perlu diberi waktu istirahat,” ujar Klein.
Dalam kondisi flare atau ketika psoriasis kambuh, pasien biasanya dianjurkan menggunakan krim steroid setiap hari selama beberapa minggu untuk mengendalikan gejala.
- Obat minum untuk psoriasis yang lebih berat
Jika psoriasis tidak membaik dengan obat oles, dokter biasanya mempertimbangkan pengobatan sistemik atau obat yang bekerja dari dalam tubuh.
Pengobatan ini umumnya berupa obat minum yang diminum secara rutin, mulai dari sekali seminggu hingga dua kali sehari, tergantung jenis obatnya.
Pasien yang menggunakan obat sistemik biasanya memerlukan pemantauan kesehatan secara berkala.
- Terapi cahaya yang menekan peradangan kulit
Metode lain yang sering digunakan untuk mengobati psoriasis adalah terapi cahaya atau phototherapy.
Dalam prosedur ini, pasien akan terpapar sinar ultraviolet B (UVB) dalam dosis tertentu di klinik dermatologi.
Biasanya pasien menjalani terapi ini dua hingga tiga kali dalam seminggu. Prosesnya mirip dengan berdiri di dalam kotak lampu khusus yang memancarkan cahaya terapeutik.
Terapi ini bekerja dengan cara memperlambat pertumbuhan sel kulit dan mengurangi peradangan.
Menurut Klein, hasil terapi cahaya biasanya tidak langsung terlihat dalam waktu singkat.
“Biasanya manfaat maksimal baru terlihat setelah 10 hingga 12 minggu terapi,” kata Klein.
Beberapa pasien bahkan menjalani terapi hingga enam bulan untuk mendapatkan hasil optimal. Dalam beberapa kasus, dokter juga mengombinasikan terapi cahaya dengan obat topikal agar plak psoriasis lebih mudah merespons pengobatan.
- Terapi biologis
Salah satu inovasi terbaru dalam pengobatan psoriasis adalah terapi biologis. Pengobatan ini bekerja dengan menargetkan bagian tertentu dari sistem kekebalan tubuh yang memicu peradangan pada psoriasis.
Terapi biologis biasanya diberikan melalui suntikan atau infus dengan jadwal tertentu, misalnya setiap minggu, setiap beberapa minggu, atau bahkan setiap tiga bulan sekali.
Buka menilai, terapi ini menjadi salah satu terobosan penting dalam dunia dermatologi dalam satu dekade terakhir.
“Terapi biologis adalah salah satu kemajuan terbesar dalam pengobatan psoriasis dalam 10 tahun terakhir,” ujar Buka.
Ia menambahkan bahwa tingkat keberhasilan terapi ini cukup tinggi. Obat biologis tergolong aman dan memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80 hingga 90 persen.
Namun, terapi ini biasanya menjadi pilihan terakhir karena biayanya relatif mahal dan sering kali memerlukan persetujuan dari perusahaan asuransi.
Psoriasis memang tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun dengan pengobatan yang tepat dan konsisten, gejalanya dapat dikendalikan sehingga penderita tetap bisa menjalani kehidupan yang nyaman.


