Terduga Pelaku Meninggal, Kasus Pencurian Kotak Amal Rp12 Ribu di Tulungagung Dihentikan
TULUNGAGUNG, Faktualnews.co – Terduga pelaku pencurian kotak amal di musala Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung dikabarkan meninggal dunia. Korban mengalami luka pada kepala akibat terjatuh dari motor saat berusaha melarikan diri setelah aksinya ketahuan warga.
Kapolsek Karangrejo, Iptu Medianto mengatakan, petugas berhasil mengidentifikasi identitasnya, yakni berinisial AW (57) warga Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kediri. Pria paruh baya itu sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Iskak.
“Awalnya terduga pelaku melakukan pencurian kotak amal musala di Desa Jeli, terpergok oleh warga setempat dan terduga pelaku berupaya kabur,” kata Iptu Medianto, Rabu (29/7/2026).
Nahasnya, AW yang kabur dengan mengendarai sepeda motornya justru terjatuh. Akibatnya, dia mengalami luka pada bagian kepala belakang saat membentur aspal.
Saat itu, AW sudah tidak sadarkan diri saat dibawa oleh warga dan petugas. AW sempat menjalani perawatan di RSUD dr Iskak untuk mendapatkan penanganan secara intensif.
“Namun pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 04.03 WIB, terduga pelaku dilaporkan meninggal dunia akibat luka pada bagian kepala,” ungkapnya.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan sejumlah saksi sudah dilakukan pemeriksaan. Total sebanyak tiga orang saksi yang sudah dimintai keterangan oleh petugas.
Namun petugas akan menghentikan kasus ini dikarenakan terduga pelaku meninggal dunia. Pada pekan ini, petugas akan melakukan gelar perkara untuk menghentikan penyelidikan atas kasus ini.
“Barang bukti yang kami amankan berupa linggis, ibeng, tang dan uang senilai Rp12 ribu tang diduga dari kotak amal, karena uang itu ditemukan jadi satu dengan peralatan itu,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung berhasil mengagalkan aksi pencurian kotak amal di musala Al Materjo pada Jumat (24/7/2026). Terduga pelaku pencurian itu sempat terjatuh hingga tidak sadarkan diri usai aksinya ketahuan warga setempat.


