Lebaran, Kapolda Jatim Sebut Pergerakan Kendaraan Meningkat, Laka Lantas Naik 78 Persen
SITUBONDO, FaktualNews.co-Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Afiyanto, memantau langsung langsung arus balik Lebaran 2026 di jalur Pantura Situbondo, Sabtu (27/03/2026).
Dalam pantauannya, Irjen Pol Nanang Afiyanto memastikan, jika pergerakan masyarakat baik di jalur tol maupun jalan nasional di wilayah Jawa Timur, berjalan lancar dan terkendali.
Irjen Pol Nanang Afiyanto menjelaskan bahwa sebelum tiba di Situbondo, pihaknya telah memantau titik-titik krusial lainnya, termasuk di perbatasan Jawa Tengah, yakni di Ngawi.
“Alhamdulillah lancar semua. Kami bergerak dari Ngawi melihat arus balik ke Tol Ngawi yang berbatasan dengan Jawa Tengah, hasilnya lancar. Kemudian kami bergeser ke Situbondo untuk memantau arus balik masyarakat yang menyeberang dari Jawa ke Bali,” ujar Irjen Pol Nanang, saat meninjau Wisata Utama Raya, Situbondo.
Berdasarkan data Kepolisian, Kapolda mengungkapkan adanya peningkatan pergerakan kendaraan sebesar 18 persen di Jawa Timur dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kepadatan tersebut dapat terurai berkat adanya infrastruktur tambahan.
“Pembukaan tol fungsional dengan adanya exit tol Situbondo Barat sangat membantu pergerakan arus mudik maupun balik. Dari pantauan udara, semuanya terlihat lancar, baik di jalur tol maupun jalan nasional,”bebernya.
Terkait angka kecelakaan selama Operasi Ketupat 2026, Irjen Pol Nanang menyebutkan tercatat sebanyak 750 kasus kecelakaan di seluruh wilayah Jawa Timur. Angka ini dinilai seimbang dengan peningkatan jumlah arus kendaraan yang masuk dan keluar Jatim.
“Angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2026 meningkat hingga 78 persen, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,”katanya.
Menghadapi potensi penumpukan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Polda Jatim telah menyiapkan skema buffer zone.
“Ada 15 buffer zone yang sudah disiapkan. Kami mengimbau masyarakat untuk masuk ke kantong-kantong parkir tersebut agar tidak mengganggu arus lalu lintas utama,” tambahnya.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Intensitas hujan sedang hingga deras yang mengguyur beberapa wilayah, seperti yang sempat menyebabkan banjir di tol Pasuruan, menuntut pengendara untuk menjaga kecepatan dan mematuhi peraturan lalu lintas.
“Kami pastikan anggota masih standby melakukan pengamanan. Jika lelah, silakan beristirahat di rest area yang telah disediakan. Kami ingin perjalanan balik ini benar-benar nyaman dan masyarakat selamat sampai tujuan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, arus balik di Jawa Timur diperkirakan menyisakan sekitar 30 persen dari total pemudik. Puncak arus balik di penyeberangan Ketapang diprediksi akan terus terjadi hingga hari Minggu (29/3/2026) mendatang.


