LAMONGAN, FaktualNews.co-Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh partai dengan mendorong keterlibatan lebih besar dari kalangan muda.

Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Lamongan, Rabu (6/8/2025) malam.

“Kita harus menyiapkan kader dan tokoh muda. Rekomendasi saya, 60 persen pengurus adalah anak muda,” tegas Ali di hadapan peserta Musda. Rabu (6/8/2025)

Menurutnya, partisipasi generasi muda merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menyiapkan pemimpin masa depan.

Untuk mendukung hal tersebut, Partai Golkar telah menyiapkan program sekolah calon kepala daerah sebagai upaya pembinaan kader potensial.

“Kami latih dan treatment secara sungguh-sungguh agar mereka siap memimpin,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ali mengingatkan pentingnya loyalitas dalam struktur partai. Ia secara tegas meminta agar ketua DPD tidak memberi ruang bagi kader yang dianggap tidak loyal atau memiliki potensi merusak soliditas organisasi.

“Kader yang toxic jangan dijadikan pengurus. Yang tidak patuh harus dikeluarkan dari struktur,” ujarnya.

Ali juga mendorong DPD Golkar Lamongan untuk menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pembangunan daerah, sesuai dengan doktrin karya kekaryaan yang menjadi landasan ideologis partai berlambang pohon beringin itu.

“Golkar harus bersama pemerintah membangun bangsa. Dinamika politik pasti ada, tapi harus tetap dalam kerangka partai,” imbuhnya.

Sebagai penutup, Ali Mufthi berpesan kepada seluruh kader dan calon pemimpin untuk selalu konsisten antara ucapan dan tindakan.

Dalam forum Musda XI tersebut, Ujik Silfian Efendi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Lamongan periode 2025–2030. Musda ini juga menjadi ajang konsolidasi partai dalam menyongsong Pemilu 2031 dan Pilkada 2030.