JOMBANG, FaktualNews.co-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang menyiapkan sejumlah masjid sebagai lokasi singgah (rest area) bagi pemudik yang melintas di Jombang selama masa arus mudik Lebaran.

Program ini diberi nama Masjid Ramah Pemudik, yang merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Agama untuk membantu masyarakat yang sedang melakukan perjalanan jauh.

Kepala Kemenag Jombang melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Mashur, menjelaskan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri menjadi alasan utama diluncurkannya program tersebut.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh para musafir sebagai tempat beristirahat sementara ketika melakukan perjalanan mudik.

“Pada dasarnya banyak masjid yang selama ini sudah terbuka untuk para musafir. Namun melalui program ini, fasilitas dan pelayanan bagi pemudik diupayakan lebih tertata agar mereka bisa beristirahat dengan lebih nyaman,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Mashur menambahkan bahwa program tersebut merupakan inisiatif dari Kementerian Agama secara nasional yang diterapkan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Jombang.

Di wilayah ini, Kemenag Jombang telah menetapkan sebanyak 15 masjid yang tersebar di sejumlah kecamatan untuk dijadikan titik singgah bagi pemudik.

Penentuan masjid dilakukan melalui identifikasi Kantor Urusan Agama (KUA) setempat dengan mempertimbangkan lokasinya yang berada di jalur strategis arus mudik.

“Masjid-masjid tersebut berada di sepanjang jalur utama yang menghubungkan Jombang dengan beberapa daerah lain seperti Surabaya, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Madiun hingga kawasan Pantura Jawa Timur,” ungkapnya.

Berbagai fasilitas disediakan pengurus masjid untuk menunjang kenyamanan pemudik. Di antaranya area istirahat, tempat parkir kendaraan, hingga penyediaan air minum. Selama bulan Ramadan, beberapa masjid juga menyediakan takjil bagi jamaah maupun para pelintas.

Selain itu, Kemenag Jombang turut memberikan dukungan berupa bantuan minuman seperti air mineral dan kopi instan untuk melengkapi layanan bagi pemudik yang singgah.

“Program Masjid Ramah Pemudik ini direncanakan berlangsung selama periode puncak arus mudik menjelang Idul Fitri, yakni sekitar tanggal 18 hingga 20 Ramadan. Waktu pelaksanaannya masih memungkinkan untuk disesuaikan dengan jadwal Hari Raya,” terangnya.

Dengan adanya program tersebut, diharapkan para pemudik yang melintas di wilayah Jombang dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sekaligus tetap menjalankan ibadah selama perjalanan menuju kampung halaman.

Berikut sejumlah masjid yang disiapkan sebagai tempat singgah pemudik beserta fasilitas yang tersedia:

  1. Masjid Agung Baitul Mukminin, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jombatan, Kecamatan Jombang.

Fasilitas: rest area, petugas keamanan dan kebersihan, kasur dan karpet di lantai dua, kursi salat untuk disabilitas, makan sahur pada 15 hari terakhir Ramadan, perlengkapan salat lengkap, kapasitas parkir 160 motor dan 25 mobil.

  1. Masjid Ar-Ridlo Mojoagung, Jalan Sayyid Sulaiman, Kauman, Kecamatan Mojoagung.

Fasilitas: rest area, air mineral, parkir 50 motor dan 10 mobil, kapasitas sekitar 300 jamaah.

  1. Masjid Jami Al-Islah Plandaan, Jalan Ansor Karangmojo, Kecamatan Plandaan.

Fasilitas: area istirahat dengan kapasitas parkir 200 motor dan 15 mobil, mampu menampung sekitar 800 jamaah.

  1. Masjid Waqfiy An-Nuur, Jalan Raya Gebangbunder, Kecamatan Plandaan.

Fasilitas: rest area, parkir 70 motor dan 10 mobil, kapasitas sekitar 200 jamaah.

  1. Masjid Besar Baitul Amin, Kecamatan Perak.

Fasilitas: rest area, dekat ATM dan minimarket, parkir 100 motor dan 20 mobil, kapasitas sekitar 1.000 jamaah.

  1. Masjid Al-Iman Ploso, Kecamatan Ploso.

Fasilitas: rest area, dekat pusat kuliner, parkir 150 motor dan 30 mobil, kapasitas sekitar 200 jamaah.

  1. Masjid At-Ta’miriyah Peterongan, Jalan Brawijaya No.86, Kecamatan Peterongan.

Fasilitas: rest area, dekat pujasera, parkir 200 motor dan 10 mobil, kapasitas sekitar 400 jamaah.

  1. Masjid Ar-Rahmat Tembelang, Jalan Jombang–Ploso No.95, Kecamatan Tembelang.

Fasilitas: rest area, parkir 30 motor dan 15 mobil, kapasitas sekitar 500 jamaah.

  1. Masjid Jami Nurul Iman Tembelang, Jalan Raya Nglawak, Bedahlawak, Kecamatan Tembelang.

Fasilitas: rest area, takjil, dispenser, dekat minimarket, parkir 50 motor dan 60 mobil, kapasitas sekitar 500 jamaah.

  1. Masjid Dr. H. Moeldoko Bandarkedungmulyo, Jalan Raya Tegalsari Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Fasilitas: rest area, aula pertemuan, pujasera, dekat pintu tol, parkir 300 motor dan 50 mobil, kapasitas sekitar 500 jamaah.

  1. Masjid Daruut Taqwa Bandarkedungmulyo, Jalan Raya Kayen No.10, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Fasilitas: rest area, CCTV, dekat minimarket dan tempat kuliner, parkir 150 motor dan 50 mobil, kapasitas sekitar 450 jamaah.

  1. Masjid Besar Diwek, Jalan Raya Diwek, Kecamatan Diwek.

Fasilitas: rest area, dispenser, dekat warung makan, parkir 55 motor dan 25 mobil, kapasitas sekitar 400 jamaah.

  1. Masjid Fathimah Jogoroto, Tambar Selatan, Kecamatan Jogoroto.

Fasilitas: AC, CCTV, minuman gratis seperti kopi, teh, dan air mineral, parkir 100 motor dan 10 mobil, kapasitas sekitar 300 jamaah.

  1. Masjid Asfiya’ Kauman Ngoro, Jalan Raya Kandangan, Kecamatan Ngoro.

Fasilitas: rest area ber-AC, parkir 50 motor dan 20 mobil, kapasitas sekitar 300 jamaah.

  1. Masjid Besar Nurul Hidayah Ngusikan, Jalan Raya Keboan, Kecamatan Ngusikan.

Fasilitas: toilet dan kamar mandi, tempat wudhu, parkir 100 motor dan 20 mobil, kapasitas sekitar 200 jamaah.

“Keberadaan masjid-masjid tersebut diharapkan dapat membantu para pemudik yang melintas di Jombang untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman,” pungkasnya.