Lamongan Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Bergantung Pasokan Air Bersih
LAMONGAN, FaktualNews.co – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memasok bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan di daerah tersebut.
Hingga Senin (10/8/2026), sebanyak 174 ribu liter air bersih telah didistribusikan kepada seribu lebih kepala keluarga (KK) yang tersebar di lima kecamatan. Distribusi akr dilakukan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepala Bagian Komunikasi dan Informatika (Kabag Kominfo) Setda Lamongan, Sugeng Widodo, mengatakan penyaluran air bersih merupakan langkah cepat Pemkab Lamongan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau.
“Pemkab Lamongan melalui BPBD terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan. Distribusi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan agar masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih,” kata Sugeng, Senin (10/8/2026).
Menurut Sugeng, distribusi dilakukan secara berkelanjutan sejak 28 Juli hingga 10 Agustus 2026. Selama periode tersebut, BPBD telah mengerahkan 33 rit mobil tangki untuk menjangkau warga di 10 dusun pada lima kecamatan.
Lima kecamatan yang telah mendapat bantuan air bersih yakni Sarirejo, Ngimbang, Bluluk, Pucuk, dan Karangbinangun.
Adapun wilayah yang menerima bantuan meliputi Dusun Walangkopo, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo; Dusun Bakon, Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang; Dusun Talun dan Godog di Desa Talunrejo serta Dusun Banjardowo di Desa Cangkring, Kecamatan Bluluk.
Kemudian Dusun Pereng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pucuk; serta Dusun Luwuk, Gayam, dan Baturono di Desa Baranggayam, Kecamatan Karangbinangun. Penyaluran juga terus diperbarui berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“BPBD kembali mengirimkan enam rit mobil tangki atau sekitar 32 ribu liter air bersih ke Dusun Walangkopo, Desa Kedungkumpul, dan Dusun Karangaji, Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo,” Terang Sugeng.
Langkah tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons persoalan kekeringan yang dirasakan masyarakat. “Bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari tetap terpenuhi,” ungkap Kadis Kominfo Lamongan.
Sugeng menegaskan, Pemkab Lamongan akan terus memantau perkembangan dampak kekeringan di berbagai wilayah. Penyaluran air bersih juga akan dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan.
“Selama musim kemarau masih berlangsung, kami akan terus melakukan pemantauan dan penyaluran air bersih sesuai kebutuhan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan bersama-sama menjaga sumber air yang ada,” pungkasnya.





