Operasi Pencarian Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang
SITUBONDO, FaktualNews.co-Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, menyatakan bahwa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya diperpanjang selama tiga hari.
Perpanjangan operasi SAR ini dilakukan atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan arahan dari pemerintah pusat. Mengingat masih banyak korban KMP Tunu Pratama Jaya, yang tenggelam belum ditemukan.
“Hari ini adalah hari ketujuh pelaksanaan operasi SAR, atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan arahan atasan (pemerintah pusat) operasi pencarian kami perpanjang hingga tiga hari ke depan,” kata Eko, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, tujuan perpanjangan operasi SAR ini, untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban yang masih belum ditemukan.
“Oleh karena itu, kami meminta kepada jajarannya untuk melakukan asesmen jumlah personel agar kegiatan pencarian dan pertolongan lebih efektif dan efisien,” ujar Eko.
Berdasarkan data Posko SAR Gabungan pelabuhan Ketapang Banyuwangi, tercatat 30 orang ditemukan selamat, 12 korban ditemukan meninggal, dan 23 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu (2/7/2025), saat mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan, dengan jumlah total manefes 65.


