SITUBONDO, FaktualNews.co-Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo, berhasil mengevakuasi seekor monyet abu-abu yang menyerang seorang balita di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Selasa (7/4/2026).

Insiden ini bermula saat pihak Damkar menerima laporan dari pemilik monyet, Juddin (50), sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban yang merupakan seorang balita dilaporkan mengalami luka gigitan cukup parah saat sedang bermain di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah, korban berhasil diselamatkan dan sudah mendapatkan pengobatan medis. Kami berharap tidak ada komplikasi lebih lanjut,” ujar Kasubag Umum Damkar Situbondo, Dayat.

Menurutnya, berdasarkan keterangan pemilik, ia memelihara dua ekor monyet abu-abu (jantan dan betina),  dengan maksud untuk dijodohkan.

“Namun, setelah kedatangan monyet betina, monyet jantan tersebut tiba-tiba menjadi sangat agresif, dan kerap menyerang warga yang melintas di dekatnya,”katanya.

Dayat menjelaskan, proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran hewan primata tersebut terus menunjukkan perilaku buas, bahkan sempat hendak melukai petugas.

“Setelah berhasil diamankan, petugas langsung membawa monyet tersebut untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya di Hutan Pecaron, Kecamatan Kendit,”bebernya.

Dayat menekankan pentingnya edukasi mengenai jenis hewan liar yang boleh dipelihara. Ia memperingatkan bahwa monyet abu-abu memiliki karakteristik alami yang akan berubah menjadi buas saat mencapai usia dewasa, meskipun telah dipelihara sejak bayi.

“Monyet abu-abu ini berbeda dengan jenis monyet lain yang bisa setia pada pemiliknya. Berdasarkan pengalaman kami, jenis ini pasti akan menjadi buas saat dewasa. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memelihara jenis ini demi keamanan bersama,”pungkasnya.