JOMBANG, FaktualNews.co – Musibah kebakaran akibat kebocoran gas LPG kembali terjadi di Jombang. Sebuah dapur milik warga di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto ludes diamuk si jago merah pada Senin (9/3/2026) pagi.

Insiden ini juga mengakibatkan pemilik rumah harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat luka bakar.

Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Bida Suhanik (54), tengah beraktivitas di dapurnya. Diduga kuat, terjadi kebocoran pada instalasi gas LPG saat kompor digunakan, yang kemudian memicu sambaran api hingga menghanguskan ruangan berukuran 3 x 4 meter tersebut.

Laporan diterima petugas Damkar Pos Jombang Kota pada pukul 08.13 WIB. Berkat kesigapan petugas, tim tiba di lokasi hanya dalam waktu enam menit setelah laporan masuk.

“Tim langsung berangkat pukul 08.14 WIB dan segera melakukan penanganan setibanya di lokasi pada pukul 08.20 WIB,” ungkap Komandan Regu Damkar Pos Jombang Kota, Ronaldo.

Meski api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak merembet ke bangunan utama, Bida Suhanik tidak sempat sepenuhnya menghindar dari kobaran api. Korban dilaporkan mengalami luka bakar serius di bagian tubuhnya.

“Korban mengalami luka bakar sekitar 10 persen pada tubuhnya. Saat ini fokus penanganan adalah memastikan korban mendapatkan perawatan medis yang tepat,” tambah Ronaldo.

Selain korban luka, kerugian material akibat kerusakan bangunan dapur dan peralatan memasak diperkirakan mencapai Rp500 ribu.

Petugas baru menyatakan operasi pemadaman selesai dan situasi aman terkendali pada pukul 09.00 WIB.

Pasca-insiden ini, pihak Pemadam Kebakaran Jombang kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan rutin mengecek perangkat dapur secara berkala.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memastikan kondisi selang, regulator, hingga tabung LPG dalam keadaan standar dan baik. Kebocoran sekecil apa pun sangat berisiko memicu kebakaran besar,” pungkasnya.