BONDOWOSO, FaktualNews.co – Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro mewacanakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memiliki jadwal piket berjaga di alun-alun RBA Ki Ronggo.

Jadwal piket tersebut, diwacanakan oleh Pj Bupati untuk menjaga kondisifitas dan kebersihan alun-alun Bondowoso. Namun, Pj Bupati menegaskan bahwa wacana itu bukan paksaan, melainkan berdasarkan keikhlasan dan ketika ASN berada di luar jam dinas.

“Saya bilang tadi sedekah ya. Jadi teman-teman di luar jam kantor, saya minta sedekah keikhlasannya untuk jaga, piket di alun-alun,” ungkap Wawan saat dikonfirmasi, Senin (09/09/2024).

Untuk sementara, pos jaga piket ASN di alun-alun masih menggunakan pos darurat.

“Karena ini tajuknya masih usulan, maka pos resminya pun belum terbentuk. Sementara darurat, Pos piketnya di depan (kantor Radio) Mahardika itu,” ucapnya.

Selain itu, Wawan meminta para ASN di setiap OPD secara bergantian berjaga di alun-alun di jam-jam rawan.

“Ada jam-jam agak rawan. Seperti pada malam hari karena kita tahu alun-alun kan cukup gelap kalau malam,” kata pria yang juga Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur ini.

Salah satu tugas yang diberikan Pj Bupati pada para ASN yang bertugas nanti adalah berkeliling alun-alun untuk melihat pepohonan yang dinilai kering dan cukup membahayakan pengunjung apabila dahannya jatuh.

“Sehingga diberitahukan lah kepada DLH untuk dipotong. Terus misal kok ada (kabel) listrik yang tidak tertutup, maka disampaikan,” tukasnya.

Hal itu supaya alun-alun menjadi tempat yang ramah keluarga dan anak-anak yang berkunjung di sana. “Wilayah alun-alun yang gelap ya nanti kita cobalah. Karena anggarannya tak ada, siapa yang mau sumbang gitu kan ya? Biar terang. Sehingga masyarakat mau main di situ enak,” ulasnya.

Selain perihal penerangan, Pj Bupati Bondowoso juga menitikberatkan pada kebersihan alun-alun yang harus dijaga bersama.

“Yang paling berat adalah mengubah perilaku masyarakat untuk peduli kebersihan. Makanya ini tugasnya tim itu. Jadi woro-woro nanti supaya pengunjung selesai makan, sampahnya dibuang di tempat sampah,” bebernya.

Ia juga mengimbau agar seluruh pihak termasuk dari sisi pemerintahan dan badan usaha untuk bekerjasama menata alun-alun agar lebih indah dipandang mata.

“Ayo menata alun-alun yang artistik, tidak asal naruh saja,” pungkas Wawan.