SITUBONDO, FaktualNews.co-Insiden tabrakan antara pengendara motor (pemotor) nopol D 3968 VFK kontra truk Nopol DK 8234 WQ, terjadi di jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Selasa (18/3/2025).

Akibat tabrakan tersebut, pemotor wanita  berinisial ISM (36) asal Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo meninggal di lokasi kejadian, dengan kondisi tubuh sangat mengenaskan. Bahkan, tangan kanan korban putus.

Diperoleh keterangan, sebelum menabrak truk yang dikemudikan IPS (49), warga Kabupaten Jembrana Bali, korban mengendarai sepeda motornya melaju dari timur menuju ke arah barat, korban mengendarai motornya dengan kecepatan sedang.

Saat korban melintas di lokasi kejadian, korban mendahului kendataan yang ada di depannya, sedangkan dari berlawanan muncul truk yang dikemudikan IPS. Nah, karena jarak kedua kendaraan sangat dekat, sehingga tabrakan kedua kendaraan lain jenis tak dapat dihindari.

“Akibat tabrakan tersebut, korban langsung meninggal di lokasi kejadian. Bahkan, tangan kanan korban putus dan lepas dari badan korban,”kata Sumaryo, salah seorang warga setempat, Selasa (18/3/2025).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Rudi Wicahyono mengatakan, dugaan sementara, penyebab laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal, karena korban tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan, saat mendahului kendaraan di depannya.

“Dugaan sementara, penyebab tabrakan di jalan raya Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus tidak memperhatikan arus lalin dari arah berlawanan, saat mendahului kendaraan di depannya,”ujar Ipda Rudi.