SITUBONDO, FaktualNews.co-Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan kebanggaan dan kebahagiaannya atas pembangunan Bandara KHR  As’ad Syamsul Arifin  (KASA) di Dusun Banongan, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus,  Situbondo.

Mas Rio (sapaan akrabnya) mengatakan,  pembangunan bandara KASA ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Situbondo, dan merupakan hasil dari kerja sama antara Pemkab Situbondo dan Kemenhan.

“Suatu kebanggaan dan kebahagiaan sebagai bupati bersama Mbak Ulfi, para masyaikh, para Kyai. Bahkan, warga Situbondo terharu bangga kita diberi amanah pembangunan bandara KHR  As’ad Syamsul Arifin, tokoh nasional dan  pahlawan nasional kita,” kata Mas Rio, Selasa (16/12/2025).

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan bandara ini tidak hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga untuk kepentingan komersial, seperti untuk naik haji dan umrah.

“Dulu almarhum Kiai As’ad pernah berdawuh akan terjadi seperti ini bandara tidak hanya kepentingan kepentingan militer, tapi juga untuk kepentingan naik haji dan umrah itu menjadi komitmen kami dari Pemkab dengan Kemenhan,” katanya.

Lebih jauh Mas Rio mengatakan, jika  pembangunan bandara ini akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat Situbondo, termasuk meningkatkan ekonomi dan akses transportasi.

“Dengan adanya bandara, tentu akan menambah nilai dari 1 Kabupaten yang pertama yang kedua tentu akan memperluas lagi jangkauan ekonomi aktivitas ekonomi ya pasti tentu disitu ada perputaran ekonomi,” kata Mas  Rio.

Ia juga mengatakan bahwa Kabupaten Situbondo sudah memiliki akses transportasi yang lengkap, termasuk pelabuhan, bandara, dan terminal. Selain itu, kereta api juga akan direaktivasi pada tahun 2029.

“Tidak banyak Kabupaten punya potensi seperti Situbondo, dan kita sekarang dalam proses seperti itu banyak sekali ya harganya buat masyarakat secara ekonomi juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Wringin Anom, Kecamatan Asembagus, Edy Purwanto, mengaku bangga dengan pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Dusun Banongan, Desa Wringin Anom.

Ia mengatakan bahwa pembangunan bandara ini tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, tetapi juga membuat Desa Wringin Anom lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

“Sehingga dengan pembangunan bandara yang diberi nama KASA, Desa Wringin Anom lebih dikenal baik ditingkat nasional maupun international,” kata Edy Purwanto.

Edy Purwanto juga mengapresiasi komitmen Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wabup Ulfiyah dalam membangun bandara ini.

Ia mengatakan bahwa keberadaan bandara ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Mengingat, keberadaan bandara KASA ini, akan meningkatkan masyarakat di sekitar bandara. Bahkan, selama proses pembangunan bandara, para buruh tani diberi satu ekor sapi dan satu pasang kambing agar dipelihara,” pungkasnya.

Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, usai pengajian selamatan pembangunan bandara militer di Dusun Banongan, Desa Wringin Anom.