Dies Natalis SMPN 1 Lamongan, Viva Yoga: Transmigrasi Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru
LAMONGAN, FaktualNews.co-Semangat kebersamaan dan optimisme pembangunan mewarnai peringatan Dies Natalis ke-75 SMP Negeri 1 Lamongan.
Rangkaian kegiatan jalan sehat menjadi pembuka, disusul hujan gagasan tentang masa depan bangsa yang disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi.
Hadir sebagai tokoh nasional sekaligus Ketua IKASNESA (Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Lamongan), Viva Yoga menegaskan komitmen pemerintah dalam mentransformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi dan industrialisasi.
Di hadapan para guru, siswa, dan alumni, Viva Yoga menuturkan bahwa transmigrasi Indonesia kini tidak lagi dipandang sebatas kawasan permukiman.
Pemerintah, kata dia, tengah mendorong kawasan transmigrasi sebagai lokomotif ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Transmigrasi harus memberi nilai tambah. Kita dorong kawasan ini menjadi pusat industri sesuai potensi daerah, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Viva Yoga, alumni SMPN 1 Lamongan angkatan tahun 80 an, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, transformasi tersebut difokuskan pada penguatan sektor hilirisasi dan industrialisasi.
Saat ini, sejumlah kawasan transmigrasi telah berkembang dengan industri pabrik gula.
Sementara kawasan lain tengah diproyeksikan menjadi sentra industri kakao, pangan, hortikultura, kopi, hingga berbagai komoditas unggulan daerah.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menetapkan 194 kawasan transmigrasi sebagai prioritas nasional.
Kawasan-kawasan tersebut tersebar dari barat hingga timur Indonesia dan akan dikembangkan secara spesifik sesuai karakter serta kekuatan masing-masing wilayah.
“Setiap daerah punya keunggulan. Tugas pemerintah adalah membuka jalan, menjaring investor yang serius, serta membangun ekosistem industri yang berkelanjutan,” tegasnya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan sekaligus membuka ruang dialog dengan investor agar pembangunan kawasan transmigrasi berjalan terpadu, berorientasi jangka panjang, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Tak hanya soal infrastruktur dan industri, Viva Yoga juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama.
Ia mendorong generasi muda untuk terus belajar, gemar membaca, berani berinovasi, serta berpikir merdeka demi masa depan Indonesia.
“Indonesia membutuhkan SDM yang berkarakter, cinta tanah air, berintegritas, dan siap membangun peradaban yang lebih maju,”pungkasnya.
Dengan sinergi antara pembangunan kawasan, penguatan industri, dan peningkatan kualitas SDM, pemerintah optimistis kawasan transmigrasi akan tumbuh sebagai motor baru ekonomi nasional sekaligus menjadi harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.


