Jelang Ramadan, Bupati Jombang Warsubi dan Forkopimda Musnahkan Ribuan Botol Miras
JOMBANG, FaktualNews.co-Pemerintah Kabupaten bersama Polres Jombang melakukan pemusnahan barang bukti ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi cipta kondisi di Lapangan Polres Jombang, Rabu (18/2/2026).
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Jombang tetap kondusif, aman, dan nyaman menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.
Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Jombang, Warsubi, Ketua DPRD Jombang, jajaran Forkopimda Jombang, para tokoh agama termasuk KH. Nur Hadi (Mbah Bolong), juga tokoh Masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Jombang atas konsistensi mereka dalam memberantas peredaran miras.
Bupati Warsubi menekankan bahwa miras merupakan akar dari berbagai tindak kriminalitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.
“Pemusnahan ini adalah bentuk komitmen nyata kita dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif miras. Kami berharap dengan langkah ini, tidak ada lagi masyarakat yang terjerumus. Kita ingin mewujudkan Jombang yang ‘Zero Miras’, juga narkoba agar ibadah di bulan suci Ramadan dapat dijalankan dengan khusyuk dan tenang,” ujar Bupati Warsubi.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah menyita sebanyak 31.069 botol miras.
Sementara itu, untuk periode Januari hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 2.739 botol telah diproses.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini berjumlah 7.310 botol miras dan 14 jerigen berisi tuak.
“Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, angka penyitaan menunjukkan penurunan. Ini merupakan sinyal positif bahwa peredaran miras di Jombang mulai berkurang. Namun, kami tidak akan lengah. Kami tetap berkomitmen menjadikan Jombang Zero Miras karena miras adalah sumber dari segala keburukan dan kejahatan,” tegas AKBP Ardi Kurniawan.
Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti miras Forkopimda dan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin KH. Nur Hadi (Mbah Bolong).


