JOMBANG, FaktualNews.co – Suluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, pada Selasa (9/6/2026) berangkat ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Perjalanan ini dipastikan murni untuk rekreasi dengan menggunakan dana mandiri, bukan kunjungan dinas resmi.

​Koordinator Kades se-Kecamatan Bandarkedungmulyo, Zaenal Arifin, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Pria yang juga menjabat sebagai Kades Bandarkedungmulyo ini menjelaskan bahwa agenda ini bertepatan dengan masa cuti bersama para kades.

​”Iya benar ke IKN, cuma kita ini mengambil cuti. Cuti terus kita berekreasi ke IKN. Kita pakai dana sendiri,” ujar Zaenal Arifin saat dikonfirmasi pada Selasa (9/6/2026).

​Zaenal menegaskan tidak ada agenda kedinasan atau kunjungan resmi dalam perjalanan ini. Kepergian mereka ke lokasi ibu kota baru tersebut murni didasari rasa penasaran para kades untuk melihat langsung perkembangan pembangunan IKN.

​Untuk urusan biaya, Zaenal membeberkan bahwa anggaran yang digunakan berasal dari sisa uang kas ditambah dengan iuran mandiri dari masing-masing kepala desa.

​”Sebenarnya enggak ada kunjungan resmi, ya anak-anak pengen rekreasi saja. Karena kita punya sisa kas yang hampir Rp30 juta, terus ditambahin sama urunan anak-anak lagi sekitar Rp5 jutaan. Akhirnya kita tuju ke IKN, memanfaatkan waktu cuti selama tiga hari,” imbuhnya.

​Meski seluruh kepala desa di satu kecamatan berangkat, Zaenal menjamin roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di masing-masing desa tidak akan terganggu.

​Sebelum berangkat, pihak kecamatan dan desa telah berkoordinasi dan mengantongi izin dari Bupati Jombang. Selama para kades berada di Kalimantan, posisi mereka digantikan sementara oleh Pelaksana Harian (Plh).

​”Oh tidak terganggu, kan ada Plh. Sudah ada izinnya juga dari Bupati. Langsung Plh-nya Sekdes (Sekretaris Desa). Selama tiga hari itu ada PLT-nya, pelaksanaan tugas harian diisi sama Sekdes semua,” tegas Zaenal.

​Ia kembali menekankan bahwa tujuan utama para kades adalah untuk membuktikan secara langsung fisik pembangunan IKN yang selama ini hanya dilihat di media.

​”Kebetulan cuti kita minta bareng-bareng, terus kita pengen rekreasi ke IKN untuk membuktikan IKN ini benar apa enggak keberadaannya, riil apa enggak nyatanya. Jadi kalau ditanyain warga, ini kan pemerintahan kita memang benar-benar ada di sana,” pungkasnya. (KabarJombang.com)