Konflik Makin Memanas, Pelayanan PMI Sampang ke Timur Tengah Tetap Dibuka
SAMPANG, FaktualNews.co-Pelayanan pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang ke kawasan Timur Tengah tetap berjalan meskipun situasi konflik di sejumlah negara di wilayah tersebut tengah memanas.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Uriantono Triwibowo, menegaskan hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari pemerintah pusat untuk menghentikan atau membatasi pengiriman PMI ke Timur Tengah.
“Pelayanan PMI ke Timur Tengah tetap dibuka. Tidak ada perintah atau surat dari kementerian PMI. Jadi tetap berjalan dan tidak ada imbauan,” ujar Triwibowo, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut masih mengacu pada belum adanya regulasi baru dari kementerian yang berwenang, sehingga pelayanan kepada calon PMI tetap dilaksanakan seperti biasa.
“Untuk saat ini, sekitar 269 warga Sampang bekerja di Timur Tengah sejak tahun 2025,” jelasnya.
“Sedangkan tahun 2026 ini, sekitar 80 orang PMI yang sudah berangkat ke Timur Tengah,” tambahnya.
Dari jumlah tersebut, kata Triwibowo, mayoritas PMI asal Sampang bekerja di Arab Saudi. Untuk di Negara Iran sendiri tidak ada yang bekerja disana.
“Terbanyak PMI Sampang di Arab Saudi. Kalau di Iran tidak ada,” pungkasnya.


