Sampah Tak Kunjung Diatasi, Peterongan Jombang Kembali Dihantui Tumpukan Sampah Liar
JOMBANG, FaktualNews.co – Setelah sebelumnya ditemukan tumpukan sampah di Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Jombang, kini kembali ditemukan titik penumpukan sampah liar lainnya di desa yang berbeda dalam kecamatan yang sama.
Kali ini, tumpukan sampah ditemukan di Dusun Kedungjero, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan. Sampah terlihat menumpuk di sekitar area jembatan, bahkan terdapat bekas pembakaran sampah di lokasi tersebut.
Ironisnya, meskipun sudah dibakar, tumpukan sampah baru terus bermunculan. Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, serta kurangnya perhatian dari pihak terkait terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah Kecamatan Peterongan.
Ahmad Bhaktiar, warga yang kerap melintasi jalan tersebut, mengeluhkan kondisi sampah yang menumpuk di tepi jalan. Ia menyebutkan bahwa sampah di lokasi itu memang kadang dibakar, namun tidak dibersihkan secara menyeluruh sehingga terus menumpuk dan bahkan sebagian berserakan hingga ke badan jalan.
“Saya sering melewati jalan ini dan merasa resah melihat kondisi sampah yang dibiarkan begitu saja. Apalagi setelah hujan, sampah yang terkena air menimbulkan bau tidak sedap. Ini sangat mengganggu,” ungkap Ahmad, Senin (15/7).
Ia mengimbau agar masyarakat mulai peduli terhadap sampah yang mereka hasilkan. Menurutnya, setiap individu bertanggung jawab atas kebersihan lingkungannya. Ia juga mendorong pemerintah desa dan dinas terkait untuk menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.
“Saya harap masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan bisa lebih sadar. Sampah yang dibiarkan di pinggir jalan membuat lingkungan terlihat kumuh. Pemerintah desa harus memberikan perhatian lebih dan menyediakan tempat pembuangan sampah yang layak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ahmad Bhaktiar juga meminta adanya tindakan nyata, seperti pembersihan menyeluruh serta pemasangan papan larangan membuang sampah di lokasi tersebut.
“Saya berharap sampah tidak hanya dibakar, tapi benar-benar dibersihkan. Termasuk bekas pembakarannya. Selain itu, perlu dipasang papan peringatan agar warga tidak lagi membuang sampah di sana,” tegasnya.
Senada dengan Ahmad, Nur Hadi, warga sekitar, menyebut bahwa sampah-sampah tersebut bukan berasal dari warga Desa Tanjunggunung, melainkan dari orang luar desa yang kerap melintas di jalan tersebut.
“Setahu saya, bukan warga sini yang buang sampah. Biasanya orang luar desa yang lewat dan langsung melemparkan sampah di tempat itu. Lokasinya memang cukup jauh dari permukiman, jadi mungkin dianggap aman,” ujar Nur Hadi.
Ia pun berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut agar tidak mencemari citra lingkungan desanya.(Wahyu)


