TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Program Bantuan Pangan (Banpang) periode Februari-Maret 2026 di wilayah kerja Perum Bulog Cabang Tulungagung kini telah rampung disalurkan kepada seluruh Penerima Bantuan Pangan (PBP).

​Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan memastikan bahwa distribusi bantuan yang mencakup wilayah Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Blitar, serta Kota Blitar telah mencapai angka 100 persen per Senin (29/6/2026) malam.

​”Wilayah kerja kita ada tiga Kabupaten dan satu Kota yakni, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek dan Blitar serta Kota Blitar. Semuanya sudah selesai 100 persen untuk periode Februari-Maret,” kata Yonas Haryadi Kurniawan, Rabu (1/7/2026).

​Sepanjang proses penyaluran ini, total sebanyak 463.870 penerima manfaat di empat wilayah tersebut telah menerima bantuan berupa beras medium sebanyak 9.277 ton dan 1.855.000 liter minyak goreng. Secara khusus di Kabupaten Tulungagung, bantuan telah tersalurkan kepada 149.572 keluarga, dengan alokasi 299.100 ton beras medium dan 598.288 liter minyak goreng.

Yonas menambahkan, percepatan distribusi ini dilakukan guna mematuhi arahan dari pemerintah pusat agar bantuan segera sampai ke masyarakat tepat waktu.

“Sesuai target Badan Pangan Nasional (Bapanas) agar program Banpang selesai disalurkan paling lambat pada Selasa (30/6/2026) dan kami berhasil selesai sebelum itu,” ungkapnya.

​Menatap semester kedua tahun 2026, masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah telah memastikan program Banpang akan berlanjut. Rencananya, alokasi berikutnya akan mulai digulirkan pada Juli 2026.

​Meski begitu, pihak Bulog Tulungagung saat ini masih menunggu instruksi resmi terkait data penerima, apakah akan tetap sama atau mengalami perubahan. Terkait kesiapan logistik, Yonas menjamin bahwa stok pangan di gudang Bulog saat ini dalam kondisi sangat aman.

​”Banpang tetap lanjut, tetapi penyaluran dilakukan secara bertahap per satu bulan. Kami pastikan ketersediaan stok pangan saat ini aman dan sangat mencukupi, bahkan hingga memasuki masa panen berikutnya,” pungkasnya.