SITUBONDO, FaktualNews.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madura Asli (Madas) Sedarah Situbondo resmi dilantik di Gedung Serba Guna Pantai Pasir Putih, Situbondo, Jumat (7/8/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Madas Jawa Timur, Taufik.

Menariknya, pelantikan DPC Madas Sedarah Situbondo, dihadiri para DPC Madas sejumlah di Jawa Timur, seperti Probolinggo, Bondowoso, Sampang, Pamekasan, Lumajang dan Jember.

Dalam sambutannya, Taufik memberikan peringatan keras kepada pengurus yang baru dilantik untuk selalu menjaga marwah organisasi. Ia menegaskan bahwa Madas merupakan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang bertujuan mutlak untuk membantu masyarakat.

“DPC Madas Sedarah Situbondo mending dibubarkan saja jika tidak bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Taufik tegas.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas  Rio. Ia menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Madas karena melihat aksi nyata ormas tersebut di bidang sosial, salah satunya melalui penyediaan unit ambulans gratis untuk operasional warga.

“Saya hadir karena melihat aktivitas sosialnya. Dari Madas ini bahkan ada ambulans yang diserahkan untuk aktivitas sosial. Kami mendukung setiap kegiatan elemen masyarakat, apalagi ormas yang menekankan fungsi sosial untuk membantu pemerintah kabupaten,” kata Mas  Rio.

Dalam momen tersebut, Madas juga memberikan penghargaan digital kepada Mas  Rio atas dedikasinya yang selalu respons cepat terhadap keluhan warga di media sosial. Merespons apresiasi itu, Mas  Rio mengaku tidak pernah mengejar penghargaan, melainkan hanya ingin membuka jalur komunikasi langsung dengan rakyat.

“Saya cuma ingin berkomunikasi dengan masyarakat secara langsung, agar mereka bisa menyampaikan aspirasinya dan bisa kita bantu,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Madas Sedarah Situbondo, Dedi “Macan Pantura”, menegaskan komitmennya untuk membawa ormas ini fokus pada aksi sosial nyata. Ia menjelaskan bahwa Madas Situbondo telah menggulirkan program rutin “Jumat Berkah”.

Melalui program tersebut, Madas menyalurkan bahan pokok untuk warga kurang mampu serta menyediakan 100 hingga 200 liter bensin gratis setiap hari Jumat guna membantu mobilitas masyarakat. Dedi menekankan bahwa seluruh bantuan tersebut murni berasal dari swadaya kantong anggota, bukan hasil dari mengumpulkan donasi pihak luar.

Madas Situbondo kini membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin bergabung. Syarat utamanya adalah memiliki jiwa sosial tinggi dan berkomitmen bagi kemaslahatan Kabupaten Situbondo.

“Anggota Madas boleh berasal dari warga Madura asli, maupun warga keturunan Madura yang saat ini sudah menetap lama di tanah Jawa,” katanya.