Kurang Waspada, Pemotor Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas di Tulungagung
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan seorang pejalan kaki terjadi di ruas jalan umum Desa/Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Senin (6/7/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang pejalan kaki lanjut usia meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Ivan Danara Oktavian, mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG 2137 RAG yang dikendarai Dinik Prastutik (40), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan. Sementara korban pejalan kaki diketahui bernama Muka (80), warga Desa/Kecamatan Rejotangan.
“Kami menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung,” ujar AKP Ivan, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan. Pada saat bersamaan, korban pejalan kaki menyeberang jalan dari sisi timur ke barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang memperhatikan kondisi jalan di depannya sehingga menabrak korban yang sedang menyeberang. Benturan tersebut menyebabkan korban pejalan kaki terpental dan jatuh di tepi jalan, sementara pengendara motor ikut terjatuh.
Petugas Satlantas Polres Tulungagung yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi kedua korban.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban pejalan kaki meninggal dunia akibat mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka ringan,” jelas Ivan.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. Korban pejalan kaki dibawa untuk proses penanganan lebih lanjut, sedangkan pengendara mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
AKP Ivan mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan kondisi sekitar, terutama saat melintas di kawasan permukiman yang rawan terdapat pejalan kaki.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.


