Sebagian Besar CJH Jombang Berpotensi Dipulangkan, Ini Sebabnya
JOMBANG, FaktualNews.co – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Jombang terancam dipulangkan ke tanah air. Ini bisa terjadi jika kondisi kesehatan mereka dinyatakan tidak layak oleh otoritas Arab Saudi.
Risiko ini menjadi perhatian serius mengingat mayoritas jemaah yang berangkat pada Mei 2026 masuk dalam kategori risiko kesehatan tinggi.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan dari 1.267 CJH, sebanyak 784 orang (61 persen) berstatus rentan.
“Sebanyak 178 orang termasuk risiko tinggi berat, 206 orang risiko sedang, dan 402 orang risiko ringan,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang, Ilham Rochim, merinci tingkat risiko tersebut, Rabu (22/4/2026).
Ilham menegaskan bahwa meski saat ini mereka dinyatakan bisa berangkat, pemeriksaan di Arab Saudi akan jauh lebih ketat. Jika hasil pengecekan di sana menunjukkan kondisi jemaah di bawah standar kesehatan, maka pemulangan paksa menjadi konsekuensinya.
“Jika dinyatakan tidak layak, jemaah bisa langsung dipulangkan,” ujarnya.
Pihaknya kini terus memberikan layanan konsultasi dan pendampingan kesehatan agar jemaah tetap fit hingga hari keberangkatan.
Sesuai jadwal, 1.267 jemaah yang tergabung dalam kloter 60, 61, 62, dan 63 ini akan diberangkatkan melalui Embarkasi Juanda pada 6-7 Mei 2026 mendatang.


