Semester I 2026, 604 Kecelakaan Terjadi di Tulungagung, 64 Orang Meninggal
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tulungagung sepanjang semester pertama 2026 tergolong tinggi. Dalam kurun waktu enam bulan, tercatat sebanyak 604 kasus kecelakaan dengan 1.259 korban.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.195 orang mengalami luka ringan, sementara 64 orang dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Ahmad Zainudin mengatakan, ratusan kasus kecelakaan tersebut tercatat selama periode Januari hingga Juni 2026.
“Selama semester pertama tahun 2026, kami mencatat adanya kasus kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi, yakni sebanyak 604 kasus,” kata Ahmad Zainudin, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, korban kecelakaan mayoritas berada pada usia produktif, yakni antara 19 hingga 35 tahun. Sementara kendaraan roda dua menjadi jenis kendaraan yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan.
Faktor manusia atau human error disebut menjadi salah satu faktor dominan terjadinya kecelakaan. Selain itu, waktu kejadian kecelakaan paling banyak tercatat pada pagi hari, yakni sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
“Kerugian material yang dihasilkan senilai Rp545 juta,” ungkapnya.
Ahmad menjelaskan, kondisi jalan yang semakin baik juga perlu diimbangi dengan kesadaran dan kehati-hatian pengguna jalan. Jalan yang mulus, menurutnya, dapat membuat sebagian pengendara memacu kendaraan lebih cepat sehingga meningkatkan risiko kecelakaan apabila tidak diimbangi kontrol dan kewaspadaan.
Kasus kecelakaan saat ini tidak hanya terjadi di jalan nasional, tetapi juga di sejumlah ruas jalan kabupaten.
“Makanya kondisi psikologis pengendara ini sangat memengaruhi faktor kecelakaan. Kami mengimbau agar masyarakat terus mengutamakan keselamatan saat berkendara,” pungkasnya.





