Seru, Ratusan Gen Z Antusias Ikuti Turnamen Mobile Legends Udinus Expo 2026
KEDIRI, FaktualNews.co – Guna menjawab tren anak muda zaman sekarang, Udinus Kediri menggelar turnamen Mobile Legends sebagai bagian dari kekhawatiran kampus terhadap dunia e-sport.
Turnamen di gelar di Kediri Town Square Kota Kediri, Sabtu (8/8/2026). Pasalnya, saat ini generasi muda banyak yang gemar bermain game Mobile Legends.
“Kita mewadahi tren anak-anak muda yang saat ini gemar bermain game online. Dan peserta ini tidak hanya pelajar dan mahasiswa, namun juga dari umum yang berasal dari Eks Karesidenan Kediri,” Kata Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono.
Dan universitas Udinus Kediri juga membuka kelas e-sport. Karena e-sport saat ini bukan lagi sekadar main game buang-buang waktu, melainkan industri bernilai miliaran rupiah.
”Kami ingin mahasiswa tidak hanya jadi pemain biasa, tapi pro-player yang mengerti manajemen waktu dan taktik. Bahkan, Udinus juga meluncurkan Dinusverse, sarana pembelajaran berbasis game yang terhubung langsung dengan pendidikan kampus agar kuliah jadi lebih interaktif,” Tambah Prof Pulung.
Udinus Kediri juga menggelar Dinus Expo 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026, ini menghadirkan beragam agenda seru. Mulai dari Education Fair, Talkshow Mahasiswa dan Alumni Berprestasi, Kompetisi Paduan Suara SMA/SMK se-Kediri Raya, sampai Turnamen Mobile Legends,.
Wakil Wali Kota Kediri, KH Qowimuddin Thoha yang datang dan menghadiri Udinus Expo 2026 mengapresiasi kontribusi nyata Udinus yang terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam menghadapi era digital. Salah satu bentuk sinergi konkret yang diandalkan adalah pengembangan inovasi berbasis teknologi untuk masyarakat.
”Hari ini pemerintah dan kampus Udinus berkolaborasi menghadapi era digital. Salah satu yang dikembangkan adalah aplikasi Posyandu. Ini sangat membantu peningkatan kualitas layanan Posyandu di Kota Kediri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Udinus yang telah menginisiasi aplikasi ini,” ujar Gus Qowim.
Selain bidang teknologi, Gus Qowim juga menyoroti akses pendidikan bagi warga Kota Kediri. Tahun ini, puluhan anak muda lokal mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi secara gratis melalui jalur Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Udinus.
Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, menegaskan bahwa kehadiran Udinus selama kurang lebih lima tahun di Kediri bukan sekadar membuka cabang kampus, melainkan menjadikan Kediri sebagai rumah kedua.
Udinus juga menawarkan program Living Lab bagi mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan IT Udinus untuk langsung terjun membantu mempercantik serta memodernisasi Kota Kediri lewat karya visual dan aplikasi.
“Tidak berhenti pada masa perkuliahan, Udinus juga menjamin masa depan para lulusannya melalui program Lifelong Learning Center. Kampus siap memberikan pelatihan soft skill komunikasi, manajemen, hingga pendampingan karir gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun bagi alumni yang belum mendapatkan pekerjaan.” Tutup Prof Pulung.





