Warga-ASN Kompak Cat Fasum, Wajah Kota Situbondo Makin Estetik Sambut Harjakasi
SITUBONDO, FaktualNews.co – Semangat gotong royong menyambut Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208 tahun 2026 terasa begitu hidup di jantung kota. Lebih dari seribu peserta yang terdiri dari unsur masyarakat dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Situbondo bahu-membahu mempercantik kawasan publik, mulai dari trotoar Alun-alun Situbondo hingga sejumlah ruas jalur Pantura melalui gerakan Situbondo Adenden.
Gerakan masif penataan wajah kota ini mendapat dorongan kuat dari sektor swasta. PT Uzin Utz Indonesia, produsen cat khusus gedung bertingkat yang produknya tidak dijual secara ritel di pasar bebas, hadir memberikan dukungan nyata berupa 1.800 liter cat berkualitas dengan nilai taksiran hampir Rp1 miliar.
Kerja sama strategis ini berhasil terwujud berkat komunikasi proaktif yang dibangun panitia Harjakasi di tengah upaya efisiensi anggaran daerah.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi tersebut.
”CEO PT Uzin Utz Indonesia, Bapak Sugiharto, memberikan bantuan cat sebanyak 1.800 liter. Jika dinominalkan, nilainya hampir Rp1 miliar. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan ini,” ujar Mas Rio.
Ia berharap sinergi dengan pihak swasta ini tidak berhenti sampai di sini dan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Pengecatan massal ini merupakan bagian dari komitmen nyata untuk menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih segar dan memikat.
”Situbondo harus cantik, Situbondo harus kelihatan ganteng. Caranya bagaimana? Ya, kita cat ulang dan rapikan,” tegasnya.
Transformasi kawasan pusat kota kini juga dibarengi dengan alih fungsi sejumlah bangunan mangkrak dan kosong menjadi kafe hingga hotel, sehingga kesan kumuh berhasil ditekan. Tidak hanya di pusat kota, Pemkab Situbondo turut menggalakkan program Pantura Asri yang melibatkan pemerintah kecamatan dan Forkopimcam untuk membersihkan kawasan sepanjang jalur utama.
Langkah penataan ini disiapkan agar para pelancong yang melintasi Situbondo membawa pulang impresi yang mendalam, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menuju Bali.
”Ketika orang mau ke Bali melewati Situbondo, kita ingin ada kenangan indah yang tidak bisa mereka lupakan,” pungkasnya.





