SITUBONDO, FaktualNews.co-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nurul Hikam, Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, ditegur anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo, Fiqi Kristina Vinalosa.

Pasalnya, SPPG Nurul Hikam sebagai  pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), seringkali  memberikan makanan yang tidak layak konsumsi, seperti telur dan buahnya yang membusuk.

Fiqi, yang juga merupakan orang tua dari salah satu penerima MBG bersama para wali murid yang lain, khawatir dengan MBG dari SPPG Nurul Hikam, yang dinilai tidak layak untuk dikonsumsi.

“Sudah pernah ditegur kemarin saya bersama Muspika, Camat, dan Kapolsek. Namun, SPPG Nurul Hikam seringkali mengulangi perbuatannya,”kata Fiqi, Minggu (22/2/2026).

Teguran ini bukan hanya karena dirinya sebagai   anggota DPRD, melainkan juga karena dirinya  sebagai orang tua, yang khawatir dengan kesehatan para siswa penerima MBG, termasuk  anaknya yang juga sebagai penerima MBG.

“Saya menegur SPPG Nurul Hikam, karena buah dan telurnya sudah tidak layak konsumsi,  sehingga banyak wali murid yang komplain,” tambahnya.

Fiqi menyatakan bahwa masalah ini sudah berulang kali terjadi, dan dia telah meminta perbaikan kepada SPPG Nurul Hikam. Namun, perbaikan belum maksimal, namun masalah terus berulang.

“Selain makanan sering basi dan pengirimannya sering telat, tidak tepat waktu, dengan alasan kehabisan gas LPG,” ujarnya.

Fiqi berharap agar SPPG Nurul Hikam dapat memperbaiki pelayananannya dan memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi penerima.

“Saya berharap SPPG Nurul Hikam memperbaiki kualitas makanan, dan memperhatikan keselamatan para siswa penerima program MBG,”pungkasnya.

Sementara itu, Ahmad Faiq, kepala dapur SPPG Nurul Hikam Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA-nya tidak menjawab, meski chat WA-nya centang dua.