LAMONGAN, FaktualNews.co-Peristiwa tragis terjadi di Waduk Menongo (Balongganggang), Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa (17/2/2026) pagi.

Empat anak dilaporkan tenggelam saat berjalan-jalan di kawasan waduk. Tiga anak meninggal dunia, sementara satu korban berhasil diselamatkan.

Menurut keterangan saksi, Adi (50), sekitar pukul 05.00 WIB keempat anak tersebut terlihat bermain di area mushala setelah melaksanakan salat Subuh.

“Saya sempat bertanya kenapa tidak pulang. Mereka bilang mau jalan-jalan pagi,” ujar Adi saat di lokasi kejadian, Selasa (17/2/2026).

Sekitar pukul 05.30 WIB, keempat anak berjalan menuju Waduk Menongo. Setibanya di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB, salah satu korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam air.

Melihat kejadian tersebut, dua temannya berusaha menolong. Namun karena tidak bisa berenang, ketiganya justru ikut tenggelam.

Satu anak lainnya sempat ikut terseret, tetapi berhasil menyelamatkan diri dan berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban selamat didengar warga yang melintas, Rendi (45), sekitar pukul 06.45 WIB.

“Saat lewat, saya dengar ada anak teriak minta tolong. Setelah kami tolong, dia bilang masih ada tiga temannya tenggelam di waduk,” kata Rendi saksi yang lain.

Warga kemudian bersama-sama melakukan pencarian. Sekitar pukul 07.15 WIB, ketiga korban berhasil ditemukan.

Dua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sumberaji, namun dinyatakan meninggal dunia. Satu korban lainnya meninggal dunia di lokasi dan langsung dibawa ke rumah duka.

Ketiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial NR (13), RZ (9), dan UK (6), seluruhnya warga Dusun Ngelo, Desa Menongo.

Sementara satu korban selamat berinisial AA (11) saat ini masih menjalani perawatan medis.

Petugas Polsek Sukodadi dan Babinsa Koramil 0812/14 tiba di lokasi sekitar pukul 07.20 WIB untuk membantu proses evakuasi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta perangkat desa.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sekitar area perairan.

“Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Lingkungan seperti waduk, sungai, dan kolam memiliki risiko tinggi jika tanpa pengawasan,” tegasnya.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban berupa sandal, jajanan ringan, serta satu unit telepon genggam.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengawasan orang tua.

Mengingat sehari sebelumnya kasus serupa juga terjadi di wilayah Lamongan, seorang anak berusia 4 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di sungai di Kecamatan Deket.