SITUBONDO, FaktualNews.co-Sebuah video yang menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sayuran yang dikerbuti semut.

Salah satu guru di sekolah Taman Kanak-kanak (TK)  di Kecamatan Kapongan, Kabupaten  Situbondo, juga mengeluhkan ompreng yang digunakan tempat menu MBG juga tidak bersih.

Bahkan, diketahui omprengnya masih bau sabun cuci, dan  juga terlihat ada sisa menu MBG sebelumnya.

“Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang kualitas dan kebersihan makanan yang disajikan dalam program MBG. Padahal, program ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah,”ujar AD, salah seorang guru TK di Kecamatan Kapongan, Situbondo, Minggu  (8/2/2026).

Menurutnya, sebetulnya di satuan pemenuhan pemulihan gizi (SPPG), di salah satu desa di  Kecamatan Kapongan, sudah berulangkali dikeluhkan sejumlah sekolah, karena menu MBG yang diberikan kepada para siswa dinilai tidak layak konsumsi.

“Selain diketahui omprengnya masih kotor dan masih bau sabun cuci, namun sayur menu MBG untuk para siswa  juga dikerumuni semut,”beber AD.

Lebih jauh AD menjelaskan, setelah dikritik di media sosial, pengelola SPPG yang di sebut-sebut berlokasi di sekitar SPBU Kapongan, SPPG tersebut memberikan menu MBG yang bagus, namun  setelah dua pekan  kembali memberikan menu MBG yang dinilai tidak layak konsumsi.

“Bahkan, saya pernah mengkritik tentang menu MBG di SPPG tersebut melalui media sosialnya, namun komentar saya justru dihapus di tiktok milik SPPG tersebut,”pungkasnya.

Sementara itu, Zainal Arifin, salah seorang asisten lapangan (Aslap) SPPG di Desa Kesambirampak,  saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, pihaknya tidak berani memberikan statemen, terkait menu MBG yang dinilai tidak layak konsumsi tersebut

“Saya akan memberitahukan kepada  kepala dapur, biar nanti saya hubungi lagi mas,”katanya.