JOMBANG, FaktualNews.co- Ribuan warga memadati Stadion Merah Putih, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, dalam Pasar Rakyat Jawa Timur 2025 yang dimulai, Rabu (3/12/2025).

Gelaran yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 Desember 2025, menjadi magnet ekonomi dan hiburan. Menghadirkan sebanyak 76 tenant UMKM, gubuk pasar jadul, wahana pasar malam, serta panggung musik artis lokal dan nasional.

Ketua Panitia, Sumardi menegaskan acara Pasar Rakyat merupakan program strategis guna memperkuat ekonomi kerakyatan.

Sumardi yang juga Anggota DPRD Jawa Timur itu menyebut ribuan pengunjung yang hadir sebagai indikator kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang ekonomi rakyat.

“Kegiatan pasar rakyat berdampak langsung pada penguatan ekonomi daerah,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Suntowo, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara tersebut.

Ia menilai kehadiran Pasar Rakyat memberikan ruang promosi dan pertumbuhan bagi pelaku UMKM.

“Adanya acara ini sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam menggerakkan roda ekonomi rakyat melalui stand UMKM yang ada,” ungkapnya.

Sebanyak 76 tenant yang terdiri dari 67 UMKM berbagai sektor dan 15 gubuk pasar jadul memadati area stadion. Produk lokal, kuliner modern, jajanan tempo dulu, hingga wahana permainan menjadi daya tarik utama.

Panggung hiburan juga diisi berbagai musisi, antara lain Fakedopp, Guyon Waton, Sasa KDI, OM New Monata, serta sejumlah penyanyi muda dari Ibu Kota.

Suasana meriah terlihat sejak pembukaan yang ditandai dengan tabuhan rebana dan penampilan MM Music.

Gemerlapnya Sorot lampu panggung, riuhnya keramaian pengunjung, serta jajaran tenant UMKM menciptakan atmosfer pesta rakyat yang semarak. Banyak warga datang bersama keluarga untuk menikmati hiburan, kuliner, dan wahana permainan.

Wahyu Septia Rini (26), Salah satu pengunjung, mengaku acara ini menjadi momentum berkumpul yang dirindukan warga.

“Seru dan meriah, warga tidak hanya dari Wilayah Ngoro, melainkan orang luar Ngoro tampaknya datang menikmati hiburan ini. Ditambah jajanan jadulnya juga membawa kesan pelestarian makanan khas Jombang,” katanya.

Selama tiga hari pelaksanaan, Pasar Rakyat Jawa Timur 2025 tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal dan memperkuat keberadaan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan. (Wahyu)