Konvoi Resahkan Warga Jombang, Belasan Pemuda Diduga dari Perguruan Silat Diamankan Polisi
JOMBANG, FaktualNews.co-Polres Jombang mengamankan sebanyak 19 remaja yang diduga terlibat konvoi dan aksi mengganggu ketertiban umum di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (16/1/2026) dini hari.
Belasan remaja tersebut diketahui berasal dari wilayah Jombang dan Kediri serta merupakan diduga berasal dari salah satu anggota perguruan silat. Mereka dilaporkan melakukan konvoi sepeda motor dari arah Kota Jombang menuju Mojokerto.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menjelaskan bahwa selama perjalanan rombongan tersebut tidak hanya berkonvoi, namun juga melakukan tindakan provokatif terhadap pengguna jalan lain.
“Kelompok ini dilaporkan melempari kendaraan, mengeluarkan kata-kata kasar, dan berupaya memancing keributan,” ujar Yogas saat dikonfirmasi Jumat (16/1/2026) pagi.
Menindaklanjuti laporan warga, petugas kepolisian segera melakukan penyekatan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Ring Road Mojoagung.
Saat upaya penindakan dilakukan, para remaja berusaha melarikan diri ke permukiman warga dan gang-gang sempit.
Di beberapa lokasi, warga setempat sudah bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan. Polisi pun bergerak cepat mengamankan para remaja tersebut agar situasi tetap kondusif.
Pengamanan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun Ngrowo, Desa Gambiran, serta di sekitar Pasar Sapi Gambiran.
“Sebanyak 16 remaja diamankan di Dusun Ngrowo dan tiga lainnya di depan Pasar Sapi Gambiran. Selain itu, kami juga mengamankan 12 unit sepeda motor,” jelas Yogas.
Berdasarkan pendataan awal, enam remaja berasal dari Kabupaten Kediri, sementara 13 lainnya merupakan warga dari sejumlah kecamatan di Jombang.
Polisi menduga konvoi tersebut telah direncanakan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Selanjutnya, seluruh remaja beserta barang bukti diserahkan ke Satreskrim Polres Jombang untuk penanganan hukum lebih lanjut.
“Sekitar pukul 03.00 WIB seluruhnya kami limpahkan ke Polres Jombang,” pungkasnya.


