Kabar Baik, Kader Kesehatan Situbondo Dapat Jatah Insentif Rp3,6 Miliar dari Dana DBHCHT
SITUBONDO, FaktualNews.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2026 sebesar Rp26,2 miliar. Anggaran besar ini akan difokuskan untuk mendukung dua program prioritas di sektor kesehatan masyarakat.
Kepala Dinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo, menjelaskan bahwa dari total dana tersebut, sebesar Rp3,6 miliar dialokasikan khusus untuk insentif kader kesehatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
“Kader kesehatan memiliki peran penting, mulai dari promosi kesehatan, pendataan, hingga pendampingan pelayanan. Insentif ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan kinerja mereka di lapangan,” ujar Dwi pada Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, porsi terbesar anggaran yaitu senilai Rp22,6 miliar dialokasikan untuk menyukseskan Program BERANTAS. Program ini menjadi prioritas utama Dinkes Situbondo dalam upaya mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Dinkes Situbondo memastikan pemanfaatan dana DBHCHT ini akan dikawal ketat sesuai ketentuan yang berlaku agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Dengan dukungan anggaran ini, saya optimistis pelaksanaan program kesehatan sepanjang tahun 2026, dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan berdampak nyata bagi warga Situbondo,” pungkasnya.


