Peringatan Harganas dan HAN di Lamongan, Soroti Pentingnya Peran Ayah dan Pendidikan Ramah Anak
LAMONGAN, FaktualNews.co – Peran keluarga, khususnya ayah, menjadi salah satu sorotan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra, Kamis (6/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menekankan bahwa upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang anak memiliki peran penting dalam membentuk karakter, rasa percaya diri, dan masa depan anak.
Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Yuhronur mengatakan peran ayah tidak sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Ayah juga dinilai perlu hadir secara emosional, memberikan perhatian, kasih sayang, perlindungan, sekaligus menjadi tempat anak menyampaikan pendapat dan keluh kesah.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Di sanalah mereka belajar tentang kasih sayang, disiplin, rasa aman, hingga keberanian menyampaikan pendapat. Anak-anak harus merasa nyaman, merasa terlindungi, dan merasa suaranya didengar. Karena itu, kita siapkan keluarga ini demi masa depan anak-anak, masa depan bangsa, masa depan Lamongan, dan masa depan semuanya,” ujar Yuhronur.
Ia juga menilai upaya membangun keluarga yang tangguh memerlukan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah, sekolah, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Lamongan menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas kepedulian terhadap pembangunan keluarga. Sebelumnya, Pemkab Lamongan juga memperoleh TPA Awards Provinsi Jawa Timur 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas upaya pencegahan perkawinan anak.
“Tentu ini merupakan komitmen bersama dalam membangun ketahanan keluarga di Kabupaten Lamongan demi masa depan anak-anak,” katanya.
Selain itu, dalam rangkaian peringatan Harganas dan HAN, Pemkab Lamongan memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah yang dinilai berhasil menerapkan konsep Sekolah Ramah Anak. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta menghormati hak-hak peserta didik.
Salah satu sekolah yang menerima penghargaan adalah SD Negeri IV Made Lamongan. Sekolah tersebut dinilai berhasil menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang peserta didik, sekaligus mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah.
Kepala SD Negeri IV Made, Salamah, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga dukungan orang tua.
“Terima kasih atas penghargaan Sekolah Ramah Anak yang diberikan. Semoga SD Negeri IV Made dapat menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain di Lamongan,” ujarnya.
Salamah menambahkan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pihak sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berorientasi pada kepentingan anak.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berpihak kepada anak. Kami ingin menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari kekerasan dan perundungan bagi seluruh peserta didik,” tuturnya.
Melalui momentum Harganas dan Hari Anak Nasional, perhatian terhadap penguatan peran keluarga dan penerapan pendidikan ramah anak kembali menjadi salah satu fokus yang disampaikan pemerintah daerah, dengan harapan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.





