LAMONGAN, FaktualNews.co – Di balik riuh tepuk tangan dan sorak kemenangan di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa (4/8/2026), tersimpan mimpi besar para pesepak bola usia dini. Bagi mereka, Piala Soeratin bukan sekadar turnamen, melainkan gerbang menuju panggung yang lebih tinggi.

Dari lapangan inilah harapan Lamongan untuk melahirkan bintang-bintang sepak bola masa depan kembali menemukan nyalanya.

Mimpi itu kini berada di pundak Citra Youth Star U-13 dan Taufik Kasrun Soccer Academy (Taka SS) U-15. Keduanya resmi menjadi wakil Kabupaten Lamongan pada Piala Soeratin Jawa Timur 2026 setelah sukses merebut gelar juara di tingkat kabupaten melalui perjuangan penuh semangat dan determinasi.

Perjalanan Citra Youth Star U-13 menuju podium juara berlangsung dramatis. Menghadapi Narayana U-13 di partai final, kedua tim bermain sama kuat hingga waktu normal berakhir dengan skor 1-1.

Adu penalti pun menjadi penentu. Dalam situasi yang menguji keberanian dan mental para pemain muda, Citra Youth Star tampil tenang hingga akhirnya memastikan kemenangan sekaligus mengangkat trofi juara.

Berbeda dengan laga U-13 yang berlangsung menegangkan, Taka SS U-15 menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan. Menghadapi Narayana U-15, mereka tampil disiplin, rapi dalam bertahan, dan efektif saat menyerang.

Kemenangan meyakinkan 2-0 membawa Taka SS dinobatkan sebagai kampiun Piala Soeratin U-15 Kabupaten Lamongan.

Keberhasilan dua tim tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Lamongan terus menunjukkan perkembangan. Piala Soeratin yang digelar Askab PSSI Lamongan bukan hanya ajang berburu gelar, tetapi juga menjadi wadah bagi klub-klub pembinaan untuk mengasah kemampuan, membentuk karakter, dan melahirkan talenta yang siap bersaing di level lebih tinggi.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen.

“Namanya pertandingan ada yang menang, ada yang kalah,” ujar Siti Rubikah usai laga final, Selasa (4/8/2026).

Ia meminta tim yang belum berhasil menjadi juara agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten.

“Bagi yang belum juara tetap semangat, terus mengasah diri, terus latihan,” katanya.

Sementara kepada Citra Youth Star U-13 dan Taka SS U-15 yang akan mewakili Lamongan di tingkat Jawa Timur, Siti mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri.

“Yang juara tetap berlatih untuk menambah skill. Harapan masyarakat Lamongan tertuju kepada generasi yang masih anak-anak untuk melanjutkan langkah gemilang dan membuktikan bahwa Lamongan terus melahirkan bibit-bibit pesepak bola masa depan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Disbudporapar untuk terus mendukung program pembinaan sepak bola usia dini yang dijalankan Askab PSSI Lamongan.

“Kami berkomitmen selalu support seluruh kegiatan pembinaan yang diselenggarakan PSSI,” tegasnya.

Kini, tantangan yang sesungguhnya telah menanti. Dengan status sebagai juara Kabupaten Lamongan, Citra Youth Star U-13 dan Taka SS U-15 akan membawa nama daerah pada Piala Soeratin Jawa Timur 2026.

Langkah mereka bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga membawa harapan bahwa dari lapangan-lapangan sepak bola di Lamongan akan lahir generasi baru yang suatu hari mampu mengharumkan nama daerah, bahkan Indonesia.