Anggota DPRD Situbondo: Ada Skenario Politik di Balik Laporan Dugaan Korupsi Wasbang
SITUBONDO, FaktualNews.co-Anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Situbondo, Muhammad Faisol menilai ada skenario politik di balik laporan kasus dugaan korupsi kegiatan wawasan kebangsaan anggota DPRD Jatim berinisial ZY, yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Faisol, skenario politik ini dapat dimanfaatkan beberapa oknum, untuk mengambil manfaat di internal PPP dan kursi DPRD. Mengingat pada tahun 2026 mendatang, Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Situbondo akan digelar.
“Makanya, saya menilai laporan dugaan korupsi ini dapat dimanfaatkan, untuk mengancam posisi ZY sebagai ketua DPC PPP Situbondo, dan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur,”beber Muhammad Faisol, Kamis (29/5/2025).
Menurutnya, sebelum melaporkan dugaan korupsi wawasan kebangsaan (Wasbang) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, terlapor dan istrinya datang ke ruangan dirinya di Kantor DPRD Situbondo.
“Saat itu, keduanya minta akses untuk melaporkan dugaan korupsi Wasbang ke KPK RI. Mengingat kasus dugaan korupsi Wasbang tersebut, akan digunakan untuk skenario politik,”bebernya.
Faisol menegaskan, dirinya kenal baik dengan pelapor, mengingat pelapor merupakan salah satu kader. Selain itu, dirinya juga kenal baik dengan pelapor ZY.
“Makanya, saya menilai ada skenario politik. Bahkan, kasus dugaan kasus korupsi Wasbang ini, juga dimanfaatkan salah seorang pengurus DPP diinternal partai,”katanya.
Lebih jauh Faisol menjelaskan, dirinya menilai kegiatan Wasbang itu, dilaksanakan sejumlah kelompok masyarakat (Pokmas), mengingat dirinya sering menghadiri kegiatan Wasbang tersebut.
“Meski saya sering menghadiri kegiatan Wasbang ZY. Namun, saya menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersebut kepada KPK,”pungkasnya.


