Alami Dehidrasi, Dua Jemaah Haji Asal Tulungagung Meninggal di Tanah Suci
TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Dua orang jemaah haji asal Tulungagung dilaporkan meninggal dunia saat menjalani ibadah haji di Tanah Suci.
Diketahui, dua jemaah itu meninggal dunia karena mengalami dehidrasi, sehingga jenazah dua jemaah itu akan dimakamkan di Makkah Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani mengatakan kabar duka itu pertama kali didapat pada Selasa (25/5/2026) yang menimpa jemaah haji asal Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung bernama Subagyo Prapto Wiyarjo.
Sebelum meninggal, almarhun sudah berada di Arafah untuk menjalani wukuf, namun almarhum sempat berhenti di tengah-tengah wukuf untuk pergi ke kamar mandi.
“Setelah almarhum keluar dari kamar mandi, dia terlihat sangat lemas dan tidak mampu melanjutkan wukuf, hingga dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan. Almarhum ini berusia 65 tahun,” kata Suryani, Kamis (28/5/2026).
Suryani mengungkapkan, sebenarnya almarhum sempat diinfus dua hari sebelumnya lantaran almarhum saat itu kondisinya sangat lemas. Namun saat berangkat ke Arafah, kondisi almarhum sudah sehat kembali dan menjalani ibadah wukuf hingga akhirnya almarhum dinyatakan meninggal dunia.
Sesuai hasil pemeriksaan medis, diketahui almarhum meninggal dunia akibat mengalami dehidrasi saat menjalani ibadah wukuf di Tanah Suci yang membuat almarhum sempat lemas hingga meninggal dunia.
“Terkait status ibadah haji almarhum karena beliau sudah menjalani wukuf, sehingga status ibadah hajinya tetap sah dan rangkaian ibadah lainnya seperti mabit, lempar jumrah, tawaf ifadah dan sa’i akan dibadalkan,” ungkapnya.
Selain itu, Suryani menyebut, pada Rabu (27/5/2026) kemarin pihaknya kembali mendapat kabar duka adanya jemaah haji asal Tulungagung yang meninggal dunia. Jemaah itu yakni Jani Marni warga Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung yang meninggal dunia saat sudah tiba di Mina usai menjalani wukuf di Arafah.
Sesuai keterangan pihak medis yang menangani almarhum, diketahui jika almarhum meninggal dunia dikarenakan dehidrasi, namun pihaknya belum mendapat keterangan detail terkait aktivitas yang dijalankan almarhum.
“Memang ini berkaitan dengan takdir, tetapi kami menghimbau agar setiap jemaah selalu terhidrasi dengan rutin minum air putih,” pungkasnya. (Isal).


