JOMBANG, FaktualNews.co – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah minibus Isuzu Elf berpelat nomor M 7082 UH di ruas Jalan Raya Tol Jombang-Mojokerto ( Tol Jomo), Sabtu (30/5/2026) pagi. Elf yang mengangkut rombongan asal Madura tersebut terguling dan mengakibatkan sepuluh orang penumpang mengalami luka-luka.

​Kecelakaan tepatnya terjadi di KM 705 + 600 Jalur B, masuk wilayah Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 10.45 WIB. Rombongan tersebut diketahui tengah dalam perjalanan dari Madura menuju Blitar.

​Kepala Unit (Kanit) Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim III Warugunung Ditlantas Polda Jatim, AKP Sudirman, mengatakan insiden kecelakaan tunggal ini diduga kuat dipicu oleh pecahnya ban belakang bagian kiri kendaraan saat melaju.

​“Semula kendaraan Isuzu Elf melaju dari arah Madura tujuan Blitar dengan kecepatan sedang. Setiba di KM 705/B kendaraan mengalami pecah ban kiri belakang sehingga kendaraan oleng dan berhenti terguling ke kiri menghadap selatan di lajur cepat,” ujar AKP Sudirman, Sabtu (30/5/2026).

​Sesaat setelah menerima laporan, petugas kepolisian dari PJR Ditlantas Polda Jatim bersama tim medis dan pengelola tol langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.

​Petugas memprioritaskan evakuasi terhadap para korban yang terluka ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan perawatan medis. Sebanyak 10 orang penumpang dilaporkan mengalami luka ringan hingga sedang, satu diantaranya parah. Seluruh korban luka langsung dilarikan ke RSUD RA Basoeni Mojokerto.

​Sementara itu, pengemudi Elf yang diketahui bernama Ahmad Fauzi (40), warga Dusun Kapasan, Desa Baturasan, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.

​Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, petugas kepolisian mengerahkan armada derek untuk membalikkan dan mengevakuasi bangkai Isuzu Elf yang melintang di lajur cepat. Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas di dalam tol tidak mengalami kemacetan panjang.

​Di lokasi kejadian, petugas kepolisian juga langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi menggali keterangan dari pengemudi serta saksi mata, mengamankan barang bukti kendaraan, dan memeriksa bekas gesekan ban di aspal guna memastikan kronologi pasti kecelakaan.

​Pasca-insiden ini, AKP Sudirman memberikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan penumpang, agar selalu melakukan pengecekan kondisi kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.

​”Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan, terutama kelayakan dan tekanan angin ban, demi keselamatan bersama. Jangan memaksakan berkendara dalam kecepatan tinggi jika kondisi kendaraan kurang prima,” tutur AKP Sudirman.

Daftar Korban Luka (Dirawat di RSUD RA Basoeni Mojokerto):

​Abdul Bari (42), Petani, Sampang.
​Misto (46), Petani, Sampang.
​Muadeh (46), IRT, Sampang.
​Suriah (37), IRT, Sampang.
​Subeki (40), IRT, Sampang.
​Faedah (11), Pelajar, Sampang.
​Muhammad Zainal Affan (2), Belum Sekolah, Sampang.
​Sadiah (80), IRT, Sampang.
​Muhammad Sofyan (10), Pelajar, Sampang.
​Rokiah (45), IRT, Sampang.