JOMBANG, FaktualNews.co- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang berhasil menemukan pelajar yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ngumpak, Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Jumat (23/1/2026) sore.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi awal diduga hilang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Bawangan terkait dugaan warga tenggelam di sungai tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, BPBD langsung mengerahkan personel beserta peralatan penyelaman ke lokasi kejadian.

“Setelah mendapat laporan dari Pak Kepala Desa, kami segera menyiapkan peralatan dan personel selam untuk melakukan pencarian di lokasi,” ujar Wiku saat diwawancarai.

Proses pencarian difokuskan di area bawah jembatan Sungai Ngumpak, lokasi yang sejak awal disinyalir sebagai titik korban tenggelam. Penyisiran dilakukan dengan metode penyelaman manual di sekitar aliran sungai dan kolong jembatan.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 17.20 WIB korban berhasil ditemukan. Lokasinya tidak jauh dari titik awal korban diduga hilang, tepatnya di bawah jembatan,” jelasnya.

Wiku menambahkan, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan ke RSUD Ploso untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung kami serahkan ke pihak rumah sakit,” imbuhnya.

Korban bernama Muhammad Iqwan, pelajar kelas IX MTsN Tambak Beras, warga Dusun Kesamben, Desa Bawangan, Kecamatan Ploso. Korban dilaporkan tenggelam saat memancing di Sungai Ngumpak Jumat (23/1/2026) pagi.

BPBD Jombang mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih di lokasi yang memiliki arus cukup deras dan minim pengawasan.